Vaksin Palsu

69 Pasien Jalani Vaksin Ulang di RS Harapan Bunda

Pada umumnya mereka menanyakan terkait bahaya apa saja yang akan diterima anaknya jika terkena vaksin palsu.

69 Pasien Jalani Vaksin Ulang di RS Harapan Bunda
Warta Kota/Junianto Hamonangan
RS Harapan Bunda di Kramat Jati masuk daftar penerima vaksin palsu 

WARTA KOTA, CIRACAS - Sebanyak 69 pasien korban vaksin palsu menjalani vaksin ulang di RS Harapan Bunda, Jakarta Timur. Selanjutnya bagi orangtua yang anaknya terkena vaksin palsu dan belum melakukan vaksin ulang, agar datang ke sejumlah instansi pemerintah yang telah ditunjuk.

Kepala Seksi Wabah dan Surveilans Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Dwi Oktavia mengatakan ada sebanyak 166 pasien yang melakukan konsultasi terkait kasus vaksin palsu. Pada umumnya mereka menanyakan terkait bahaya apa saja yang akan diterima anaknya jika terkena vaksin palsu.

Bahkan di antara mereka akhirnya harus menjalani proses vaksin ulang setelah melalui serangkaian pemeriksaan secara menyeluruh. "Hari ini untuk pasien yang telah diberikan vaksin ulang ada sebanyak 69 orang," ucap Dwi, Selasa (19/7).

"Sebelum menjalani vaksin ulang, mereka harus mendaftar dulu untuk kemudian konsultasi. Setelah itu baru bisa ditentukan apakah si anak tersebut harus divaksin ulang atau tidak," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut Dwi juga memberikan imbauan kepada para orangtua pasien yang anaknya yang harus melaksanakan vaksin palsu namun belum melakukannya pada hari ini agar tidak perlu khawatir. Pasalnya pemerintah menyediakan fasilitas vaksin ulang di sejumlah puskesmas hingga rumah sakit yang telah ditunjuk.

"Imbauan bagi para orangtua pasien yang anaknya mendapatkan vaksin palsu, Dinas Kesehatan telah membuka pelayanan di puskesmas di setiap kecamatan dan juga beberapa rumah sakit terkait. Itu semua dibuka secara gratis untuk masyarakat," tambahnya.

Adapun sejumlah instansi yang telah ditunjuk untuk melakukan vaksin ulang terhadap para korban vaksin palsu yakni RSUD Pasar Rebo, RSU Kecamatan Ciracas, Puskesmas Kecamatan Ciracas, hingga RS Polri.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved