Sriwijaya Air Tebang Pukul 22.00, Setelah Delay 10 Jam

Setelah mengalami delay kurang lebih 10 jam, Sriwijaya Air SJ248 akhirnya berangkat, pukul 20.00 dari Bandara Soekarno Hatta.

Sriwijaya Air Tebang Pukul 22.00, Setelah Delay 10 Jam
Tribunnews.com
Ilustrasi. Salah satu pesawat Sriwijaya Air, saat melakukan take off 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Setelah mengalami delay kurang lebih 10 jam, Sriwijaya Air SJ248 akhirnya berangkat, pukul 20.00 dari Bandara Soekarno Hatta.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, ditutupnya penerbangan ke Bandara Abdul Rachman Saleh Malang akibat erupsi Gunung Bromo mengakibatkan terjadinya delay berkepanjangan beberapa jadwal penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (15/7).

Di Terminal 1B, maskapai Sriwijaya nomor penerbangan SJ246 dan SJ248 yang seharusnya berangkat pukul 10.00 dan 11.00 mengalami delay karena hal tersebut. Jadwal penerbangan pun dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.

"SJ248 sudah mendapat slot di Bandara Juanda Surabaya. Pukul 20.00 sudah berangkat. Sementara SJ246 sudah berangkat sekitar pukul 19.00," ujar Humas Sriwijaya Air, Agus Soedjono.

Agus mengatakan, penyebab delay berkepanjangan itu disebabkan karena dua maskapai tersebut belum mendapat slot parkir di Bandara Juanda Surabaya sejak siang.

"Kalau di bandara tujuan belum dapat slot, jelas belum bisa diberangkatkan dari bandara asal, " katanya.

Pihak maskapai, kata Agus, juga sudah memberikan kompensasi berupa makanan.

"Kalau gantu rugi uang tidak ada, karena delay ini disebabkan oleh faktor alam, atau force majeure. Bukan kesalahan maskapai," kata Agus.

Penulis: z--
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved