Empat Pompa Waduk Pluit Rusak
Polisi : Panggil Tuh Kadis, Kasudin, dan Kasie Tata Airnya
Jadi ini rusaknya dari Januari 2016? Bukan Februari? Loh kok? Ini kan sudah Juli? Kok enggak diperbaiki?
WARTA KOTA, PENJARINGAN - Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Sutarmo, melakukan peninjauan terhadap empat dari 10 unit pompa Waduk Pluit, Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yang diketahui mengalami kerusakan total, Kamis (14/7/2016).
Sutarmo pun meminta anak buahnya untuk memanggil Kepala Dinas Tata (Kadis) Air DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Kota Administasi Jakarta Utara, dan Kepala Seksi (Kasie) Tata Air Kota Administrasi Jakarta Utara.
Berawal, kekesalan Sutarmo ditunjukkan saat melakukan peninjauan di Rumah Pompa Waduk Pluit. Sutarmo pun terkejut, ketika tahu tak ada upaya perbaikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya Dinas Tata Air DKI Jakarta, terhadap empat rumah pompa Waduk Pluit bagian tengah, yang rusak sejak Januari 2016.
"Jadi ini rusaknya dari Januari 2016? Bukan Februari? Loh kok? Ini kan sudah Juli? Kok enggak diperbaiki?" tanya Sutarmo kepada Koordinator Pompa Waduk Pluit, Joko dan beberapa operator pompa waduk lainnya di lokasi peninjauan.
Joko pun menjawab, "Lagian siapa yang bilang Februari Pak Polisi. Ini rusaknya dari Januari 2016, tapi saat tahu rusak langsung kami laporkan. Hanya saja belum ada perbaikan pak," ucap lesu Joko ke Sutarmo.
Sambil tolak pinggang, Sutarmo menanyakan siapa yang berwenang untuk melakukan perbaikkan keempat pompa Waduk Pluit tersebut.
"Ini kerusakan, kewenangannya di siapa? Siapa yang wewenang untuk lakukan perbaikkan pompa ini?" tanyanya kembali ke Joko.
Joko pun menjawab, "Dinas Tata DKI Air Pak," jawa Joko.
Sutarmo pun kembali bertanya, "Ini (Pompa) kalau Listrik mati, PLN dilibatkan gak nih?" tanyanya ke Joko.
Joko kembali menjawab, "Enggak pak, seluruhnya wewenang Dinas Tata Air. Sudah dibawah wewenang Dinas Tata Air langsung pak," jawab Joko.
"Siapa nama Kadisnya kamu inget enggak?" tanya Sutarmo.
Joko menjawab singkat, "Teguh pak," singkatnya.
"Teguh apa? Siapa? Ya sudahlah. Nah tolong catet ya dan panggil itu mau Kadis kek, Kasudin, Kasie kek, pokoknya catat dan agendakan untuk bisa ketemuan sama mereka-mereka itu. Kita panggil dan lakukan pemeriksaan," jelas Sutarmo ke anak buahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160714-pompa_20160714_153636.jpg)