Selasa, 7 April 2026

Kakak Adik dan Rekannya Nekat Mencuri Accu Truk, tapi Tertangkap

Kakak beradik, Deni Ilmi (27) dan Satria Ilmi (22), dan rekannya Dedi Supriyanto (27) dibekuk anggota Polsek Cilincing di Jalan Padang Blok C/3 KBN.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Tiga orang tersangka yang ditangkap. 

WARTA KOTA, CILINCING -- Kakak beradik, Deni Ilmi (27) dan Satria Ilmi (22), yang tinggal di Jalan Bidara RT 011/001, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, serta rekannya Dedi Supriyanto (27) yang tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, dibekuk anggota Polsek Cilincing di Jalan Padang Blok C/3 Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, pada Rabu (13/7/2016), sekitar 00.00 WIB. Ketiganya ditangkap lantaran ketahuan nekat mencuri accu (Aki) truk.

"Kali ini, kami telah mengungkap kasus terhadap pelaku pencurian sebagaimana Laporan Polisi No Pol : 123/K/VII/2016/Sek. Cilincing, Tanggal 13 Juli 2016 sesuai Pasal 363 KUHP, jika Dua kakak beradik, Deni Ilmi dan Satria Ilmi, serta rekannya Dedi Supriyanto kami bekuk lantaran mencuri dua Accu atau Aki truk milik Husni Syamsudin (50), selaku warga Kampung Pasir Kandang RT 004/04, Bagoang, Jasinga, Bogor, Jawa Barat," ucap Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Andri Soeharto, Kamis (14/7/2016).

Andri mengaku, kejadian yang terjadi pada pukul 00.00 WIB di Jalan Padang Blok C/3 KBN Marunda ketika pelaku melancarkan aksinya. Bermodalkan kunci pas ukuran 20, ketiga pelaku melihat dan mengincar truk tengah terparkir di pinggir Jalan Padang.

"Korban atau pelapor (Husni Syamsudin) tengah asik ngopi di sebuah warung, yang jaraknya 100 meter dari truk trailler yang diparkirkannya. Usai beristirahat di warung itu, Husni pun kembali mengemudikan truknya yang rencananya beranjak menuju Pool Kontainer Kawasan Marunda," ungkap Andri.

Saat korban ke truk, Husni terkejut lantaran melihat accu (Aki) truknya hilang. Ia pun kebingungan dan langsung ditemani temannya untuk melaporkan kejadian itu ke kantor polisi.

"Aki di truknya sudah hilang sekaligus mur (baut) - nya. Teman-temannya sudah mencarinya hingga ke dalam pool namun nihil. Alhasil, korban bersama temannya melaporkan kejadian itu ke kantor polisi, lalu kembali ke lokasi hilangnya accu miliknya tersebut," katanya.

Bersama pihak kepolisian, Husni secara tak sengaja melihat accu miliknya tengah dibawa oleh tiga pemuda tersebut, tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kami langsung langsung menghadang ketiga pemuda itu saat berjalan kaki sembari membawa Accu milik Husni. Ketiganya sempat melakukan upaya melarikan diri dari petugas, namun berhasil ditangkap. Kini, ketiganya masih dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut. Diketahui, ketiga pemuda itu sudah kerap melakukan pencurian accu dan dijualnya dengan harga murah dengan kisaran Rp 300-500 ribu ke pasar loakan," tutup Andri.

Pengakuan sementara ketiga pelaku saat dimintai keterangan petugas, dijelaskan Andri baru sekali melakukan pencurian Accu. Pencurian Accu yang dilakukan ketiga pemuda itu, lanjut Andri, hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved