Napi Kabur

Istri Diancam Bantu Pelarian Anwar

Anwar ternyata mengancam sang istri untuk membantu pelariannya dari Rutan Salemba.

Istimewa
Selebaran Sayembara polisi untuk menangkap Rizal alias Anwar, Napi kasus perkosaan dan pembunuhan ?yang kabur dari Rutan Salemba. 

WARTA KOTA, SEMANGGI-Sebelumnya Anwar melarikan diri dari Rutan Salemba pada Kamis (7/7/2016).

Di hari sebelumnya, Rabu (6/72016), Anwar memaksa istrinya, Ade Irma Suryani untuk membantunya kabur.

Dia mengancam akan menceraikan sang istri apabila tak membantunya kabur. Istrinya yang takut kemudian setuju.

Anwar meminta dibawakan gamis serta tinta. Dia memanfaatkan kelemahan pengamanan Rutan Salemba, dimana pengawasan pembesuk wanita tak seketat pembesuk pria.

Pembesuk pria wajib didata dengan foto dan sidik jari saat masuk.

Lalu ketika keluar, pembesuk pria mesti diperiksa sidik jarinya. Sementara penjenguk wanita hanya diberi cap stempel di tangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan, anggotanya sudah sepekan ini berkeliaran di kampung rumah kakek-neneknya Anwar.

Anggota melacak apakah Anwar pergi kesitu atau tidak.

 Makanya ketika Anwar diketahui datang, anggota lekas tahu. Sebab sudah ada 10 polisi yang membaur dengan warga di kampung itu, menyamar jadi tukang kayu, pencari katak, dan pencari kayu di hutan.

Krishna mengatakan, mencari tahanan kabur dan mencari seorang penjahat itu sama sulitnya.

Makanya sudah semestinya penjagaan tahanan diperketat.

"Tapi sejauh ini dari hasil pemeriksaan tak ada indikasi ada bantuan dari pihak Rutan Salemba," kata Krishna kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com di lokasi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved