Rabu, 29 April 2026

Reklamasi Jakarta

Dibilang Tukang Ngadu ke Presiden oleh Rizal Ramli, Ini Komentar Ahok

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak terima disebut cengeng oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli.

Editor: Suprapto
TRIBUNNEWS / HERUDIN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiba di gedung KPK, Jakarta, untuk memenuhi panggilan sebagai saksi, Selasa (12/4/2016). Ahok memberikan keterangan seputar pembelian lahan milik RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI pada akhir 2014. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak terima disebut cengeng oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli.

Ahok berpandangan persoalan reklamasi memang perlu dilaporkan ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo karena dasar aturannya adalah Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995.

Ahok berkirim surat ke Istana Presiden demi mendapat kepastian hukum, yakni reklamasi di Pulau G dilanjutkan atau diberhentikan.  Rizal berpendapat dirinya memiliki kewenangan memutuskan untuk memberhentikan reklamasi.

"Ya perlu tertulis dong. Karena tafsiran beliau (Rizal) kan Keppres itu kalah dengan Permen tiga menteri. Ya, saya mesti tanya presiden dong, bukan soal cengeng," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2016).

Surat yang dikirim ke Istana Presiden, kata Ahok, mempertanyakan soal hasil kajian tim komite gabungan tentang keputusan penghentian reklamasi di atas Pulau G yang bisa saja ditafsir berhasil membatalkan Keppres.

"Apa benar, 'Menko lu ngomong, bahwa Keppres kamu kalah dengan Permen Menko'. Saya mesti tanya dong, ini kan ada Tata Negara. Bukan cuma ngomong di media," ucap Ahok.

Sebelumnya Rizal meminta Ahok tidak mengadu ke Presiden mengenai keputusan sejumlah menteri yang sepakat menghentikan proyek reklamasi yang dilakukan oleh PT Muara Wisesa Samudra, anak perusahaan Agung Podomoro.

"Esensinya, jangan cenganglah jadi orang. Masa segala macem mau diaduin sama Presiden," ujar Rizal, kemarin. (Dennis Destryawan)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved