Breaking News:

Terorisme

Inilah Ancaman Anak Osama Bin Laden terhadap Amerika Serikat

Putra dari pemimpin kelompok Al-Qaeda, Osama bin Laden, menyuarakan ancaman balas dendam terhadap AS.

Editor: Suprapto
The Guardian/AP
Hamza bin Laden, putra pemimpin kelompok Al-Qaeda Osama bin Laden. 

WARTA KOTA, WASHINGTON - Putra dari pemimpin kelompok Al-Qaeda, Osama bin Laden, menyuarakan ancaman balas dendam terhadap AS.

Pemuda yang kini telah berusia 25 tahun bernama Hamza bin Laden itu menjanjikan akan melakukan perlawanan terhadap AS atas kematian ayahnya.

Hal itu disampaikannya dalam sebuah pidato berdurasi 21 menit, yang direkam dalam sebuah pesan audio dan disebarkan di dunia maya.

"Kami akan terus menyerang dan menargetkan warga AS di negaranya atau di negara lainnya," tuturnya dalam rekaman berjudul 'Kami Adalah Osama' itu.

Ia mengatakan perlawanan itu memang bukan hanya sebagai balas dendam untuk Osama.

Menurutnya, itu juga merupakan respons dari penderitaan yang dialami bangsa Palestina, Afganistan, Suriah, Irak, Yaman, dan Somalia.

"Ini bukanlah sekadar balas dendam untuk sosok Osama, melainkan juga untuk siapa saja yang membela Islam," tambahnya.

Sang ayah, Osama, tewas dalam aksi perburuan yang dilakukan oleh AS pada 2011 di tempat persembunyiannya di Pakistan.

Kematian otak di balik serangan 11 September 2001 World Trade Centre, New York, menjadi pukulan besar bagi kelompok Al-Qaeda.

Hamza merupakan anak satu-satunya yang dilahirkan oleh istri ketiga Osama, Khairiah, dari hasil pernikahan Osama dan Khairiah pada 1983 lalu.

Berjuluk 'Putra Mahkota Terorisme' ('Crown Prince of Teror'), Hamza dinilai cukup dekat dengan ayahnya.

Hal itu terlihat dari seringnya Hamza dan Osama bertukar pesan melalui surat saat Hamza dan ibunya ditahan di Iran pada 2009, terpisah dari Osama selama delapan tahun.

Pada 2015, Hamza pernah muncul dalam sebuah pesan video yang menyerukan ajakan serangan di London, Washington DC, Paris, dan Tel Aviv. (The Guardian/Reuters/Ruth Vania)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved