Breaking News:

Sejumlah PNS Depok Dipergoki Bolos di Hari Pertama Masuk Kerja, Meski Libur Lebaran Telah Berlalu

Idris sendiri melakukan sidak ke Kelurahan Cinangka, Kelurahan Kedauang, Kelurahan Serua, Kelurahan Pondok Petir, dan berakhir di Kelurahan Curug.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
ILUSTRASI - Sejumlah PNS masih mudik dan mengunjungi lokasi wisata di kampung halaman mereka. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat terpisah untuk memeriksa absensi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Depok, di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (11/7/2016).

Idris sidak ke beberapa kelurahan di wilayah barat Kota Depok, sementara Pradi sidak ke beberapa kelurahan dan puskesmas di wilayah timur Kota Depok.

Hasilnya, masih ada beberapa atau sebagian kecil PNS yang bolos, namun dianggap tidak bolos karena memiliki surat keterangan yang jelas yakni karena sakit.

"Saya cukup puas dengan tingkat kehadiran ASN di hari pertama kerja ini. Memang ada satu dua ASN yang tidak masuk, namun bukan bolos karena memiliki surat keterangan yang jelas yakni sakit," kata Idris, Senin (11/7/2016).

Idris sendiri melakukan sidak ke Kelurahan Cinangka, Kelurahan Kedauang, Kelurahan Serua, Kelurahan Pondok Petir, dan berakhir di Kelurahan Curug.

Ia didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Depok, Sri Utomo serta sejumlah pejabat lainnya.

"Sidak ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan ASN. Dan hasilnya cukup menggembirakan," kata Idris.

Menurutnya tingkat kehadiran ASN di Depok yang baik tidak sekedar dibuktikan dalam absensi saja. "Tetapi juga sudah berjalannya pelayanan kepada mayarakat, di kelurahan," kata Idris.

Idris berharap kehadiran dan kedisiplinan yang sudah bagus ini tak hanya paska cuti bersama saja. Tetapi juga berlanjut hingga purna tugas para ASN.

Sementara, Pradi melakukan sidak ke kantor Kelurahan Tapos, Kelurahan Cilodong, Kelurahan Cilangkap, Puskesmas Tapos, dan Puskesmas Pancoran Mas.

Dalam sidak itu, Pradi mengaku tak mendapati pegawai negeri sipil (PNS) yang membolos.

"Memang ada yang tidak masuk. Tetapi keterangannya jelas, yakni karena cuti tahunan dan sakit," kata Pradi.

Dalam sidak di Puskesmas Tapos, Pradi menyebutkan, dari 21 PNS, 18 orang hadir, sementara dua orang tengah dalam cuti tahunan, dan satu orang sakit.

Sedangkan diKantor Kelurahan Tapos, dari tujuh PNS, enam hadir dan satu orang sakit.
Sementara di Kantor Kelurahan Cilangkap, Kelurahan Cilodong, dan Puskesmas Pancoran Mas, seluruh PNS hadir.

"Saya mengapresiasi para ASN yang Ternyata semangat melayaninya cukup tinggi. Ini sangat luar biasa," kata Pradi.

Sementara itu Kepala BKD Pemerintah Kota Depok mengatakan akan memotong tunjangan PNS bagi ASN yang tidak hadir tanpa keterangan.

Hitungan pemotongan tunjangan jika diketahui jumlah ketidakhadiran mencapai 15 kali, dalam setahun terakhir.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved