Lebaran 2016

Omset Penjualan Bunga Rawabelong Tahun Ini Turun

Meski ramai pengunjung, omset penjualan di Pasar Bunga Rawa Belong tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

Omset Penjualan Bunga Rawabelong Tahun Ini Turun
Andika Panduwinata
Pedagang bunga sedap malam di Pasar Bunga Rawa Belong, Selasa (17/2/2015). 

WARTA KOTA, KEBONJERUK -- Meski ramai pengunjung, omset penjualan di Pasar Bunga Rawa Belong tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan pantauan warta kota, memasuki H-1 lebaran masih terlihat antusias masyarakat untuk membeli bunga .

Akan tetapi berbeda dengan yang di rasakan penjual. Untuk tahun ini permintaan bunga sangat sedikit dibandingkan tahun kemarin.

"Masih bagusan tahun kemarin, hampir 80% bunga kejual semua. Kalo sekarang setengahnya aja beloman," kata Utai, penjual bunga yang memiliki lapak di dalam gedung.

Memiliki pengalaman berjualan bunga selama 20 tahun, Utai menceritakan omset penjualan bunga tidak menentu tiap harinya.

"Kalo udah mendekati hari raya baru rame, bisa sampai 1.500.000 perhari. Tapi pas awal puasa beberapa hari malah ga ada pemasukan. Akhirnya bunga di buang," ujarnya sembari tetap menawarkan bunga ke para calon pembeli.

Menurut Utai bunga hanya dapat bertahan 3 sampai 5 hari, tergantung perawatan dan penggantian airnya.

Sama seperti Utai, ditemui warta kota Otan Wahyudi juga mengalami hal yang sama.

"Jual bunga ga nentu, apa lagi tahun ini dikit bunga yang bisa kejual," kata Otan yang sudah berjualan bunga selama 40 tahun.

Otan juga menyampaikan penjual bunga sekarang ini sangatlah banyak dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Yang jual bunga sekarang udah lebih dari 400 orang. Pas zaman saya dulu masih sepi jadi jualan juga enak," ujar kakek yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved