Polisi Gadungan Berpangkat Kombes Tipu Wanita Dengan Modus Ingin Menikahinya

Seorang pria mengaku sebagai polisi dengan pangkat komisaris besar, aksinya berhasil diketahui, sehingga dia langsung dibekuk polisi.

Polisi Gadungan Berpangkat Kombes Tipu Wanita Dengan Modus Ingin Menikahinya
Warta Kota/Bintang Pradewo
Selama sekitar satu tahun, IM Sugiharto alias Anton berpura-pura menjadi polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol-red) untuk memoroti seorang wanita bernama Siti Rokaya. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Selama sekitar satu tahun, IM Sugiharto alias Anton berpura-pura menjadi polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol-red) untuk memeroroti seorang wanita bernama Siti Rokaya.

Namun, aksi penipuan polisi gadungan itu bisa terungkap.

Atas aksi penipuan dari polisi gadungan berpangkat melati tiga itu dilaporkan oleh korban ke Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Akhirnya, pelaku bisa diamankan jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan di wilayah Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).



Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Eko Hadi Santoso menjelaskan kronologi penipuan yang dilakukan oleh polisi gadungan itu saat korban bertemu pelaku Giant Mal Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Oktober 2014 lalu. 

Setelah perkenalan itu pelaku mengaku kepada korban sebagai anggota polisi berpangkat Kombes dan berdinas di Mabes Polri pada bagian narkoba.

Setelah perkenalan itu pelaku sering menemui korban.

Korban menjadi  percaya bahwa pelaku benar seorang anggota polisi berpangkat Kombes.

Mereka berdua akhirnya berpacaran dan pelaku mengatakan ingin menikahi korban.

Pelaku pun meminta kepada korban satu buah kartu kredit miliknya dan akan dipakai untuk kebutuhan pernikahan.

"Pelaku mengatakan gajinya sedang bermasalah karena ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Eko saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (2/7/2016).

Karena percaya akan dinikahi kemudian korban menyerahkan kartu kredit UOB miliknya.

Pelaku menggunakan kartu kredit itu untuk kebutuhannya sehari-hari.

Namun tagihan dari bank itu tidak dibayarkan. Kemudian kedok pelaku pun diketahui korban.

Pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi gadungan dilaporkan korban ke Polres Meto Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Korban mengalami kerugian berupa uang sejumlah Rp. 5.689.992  (tagihan kartu kredit UOB Platinum)," ucapnya.

Pihak Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan pun sudah mengamankan pelaku dan beberapa barang bukti.

Seperti satu buah Kartu Pengenal Anggota Polri atas nama IM Sugiharto Nrp. 5908098,  satu stel seragam Polri dengan tanda kewenangan dan pangkat Kombes, satu buah kartu kredit UOB atas nama Siti Rokayah.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved