Ramadan 2016

Masjid At Tin, Masjid untuk Mengenang Ibu Tien Soeharto

Masjid Agung At Tin dibuat untuk mengenang Fatimah Siti Hartinah atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Tien Soeharto.

Masjid At Tin, Masjid untuk Mengenang Ibu Tien Soeharto
Panji Baskhara Ramadhan
Masjid AT-TIN. 

MAKASAR, WARTA KOTA-- Masjid Agung At Tin menjadi salah satu dari sekian banyak masjid yang berdiri megah di Jakarta.

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 70 ribu meter persegi itu dibuat untuk mengenang Fatimah Siti Hartinah atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Tien Soeharto, istri mantan Presiden Soeharto.

Masjid yang berdiri tidak jauh dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) itu mulai dibangun pada April 1997 silam.

"Pembangunan Masjid At-Tin selesai pada tahun 1999 dan dibuka secara umum pada tanggal 26 November 1999," kata Kepala Bidang Peribadatan Masjid Agung At Tin, Karnali, Kamis (30/6).

Menurut Karnali, nama At Tin diambil dari salah satu surah dalam Alquran yang merupakan wahyu ke-27 yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW atau surah ke-95 dalam urutan penulisan Alquran.

Nama surah itu adalah At Tin yang berarti sejenis buah yang sangat manis, lezat, dan penuh gizi.

"Selain itu pemberian nama At-Tin sebenarnya juga merupakan upaya untuk mengenang jasa-jasa istri mantan Presiden Soeharto yang bernama Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto atau Ibu Tien. Nama At-Tin juga dimaksudkan sebagai doa dan perwujudan rasa cinta yang tulus dari anak cucu kepada ibu nenek mereka," katanya.

Masjid yang menempati area tanah seluas 70.000 meter persegi itu memiliki kapasitas sekitar 14.000 orang untuk di dalam masjid dan 11.850 orang di selasar tertutup dan plaza.

Sementara kapasitas parkirnya mampu menampung 350 kendaraan roda empat dan 3.000 sepeda motor.

Terkait dengan bentuk bangunan, arsitektur Masjid At Tin menonjolkan lekukan bentuk anak panah pada dinding di hampir semua sudut dan ornamen yang menghiasinya.

Lekukan anak panah ini terlihat jelas pada bagian muka masjid dari arah pintu masuk.

Mencoloknya lekukan, konstruksi, dan ornamen yang berbentuk anak panah pada tiap bagian masjid itu memberikan gambaran bahwa rancang bangun masjid At-Tin didesain seminimal mungkin.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved