Breaking News:

God Bless: Tidak Mungkin Bikin Lagu Cinta di Album ke-Tujuh

Ian Antono menegaskan kalau album yang akan dirillis pada tahun ini pun tetap mengangkat tema seperti sebelumnya, lingkungan dan sosial.

Arie Puji Waluyo
Grup band God Bless setelah 43 tahun berkarya di belantika musik Indonesia, baru merillis enam album. Enam album itu adalah God Bless (1975), Cermin (1982), Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), Apa Kabar (1997), dan 36th (2009). 

WARTA KOTA, BLOK M - Mengingat para personil yang sudah tidak muda lagi, grup band God Bless akan menggarap album ke-tujuh nya bukan dengan tema cinta untuk mengikuti industri musik Indonesia.

Oleh karena itu, God Bless akan mengusung tema lingkungan dan sosial dalam album barunya, dengan latar belakang permintaan para fans nya yang berada di seluruh pelosok negeri.

Gitaris God Bless, Ian Antono menegaskan kalau album yang akan dirillis pada tahun ini pun tetap mengangkat tema seperti sebelumnya, lingkungan dan sosial.

"Ya kemungkinan sama. Liriknya ya mungkin tema lingkungan, sosial, kita nggak mungkin buat lagu cinta," kata Ian kepada wartawan saat ditemui dikawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2016) petang.

Mengusung tema lingkungan dan sosial ini menurut Ian, perbedaan kota dimana ia tinggal sangat berbeda ketika ia baru pertama kali tinggal sampai dengan saat ini.

"Lingkungan pasti ada, keadaan jakarta misalnya. Itu kan berbeda ketika saya masih pertama di Jakarta. Apa yang saya rasakan dulu berbeda jauh dengan sekarang. Tiap hari buat orang marah dan tiap hari buat orang gila," ucapnya.

Namun, musisi rock era 70'n ini juga tidak mengerti dengan pemerintahan saat ini, yang dianggapnya mana yang benar dan mana yang salah.

"Kita udah mulai nulis, kita nulis ceritanya dulu yang mendalami sebuah bentuk lirik," ungkapnya.

Ketika menulis lirik untuk dijadikannya ke dalam lagu, Ian juga menjelaskan kalau ia dan band nya itu mendapatkan inspirasi dari pemberitaan yang ada di media massa.

"Melihat dari televisi, koran, situasi, apa yang kita rasakan," kata Ian Antono.

Usia Ahmad Albar (vokal), Jusuf 'Ian' Antono (gitar), Donny Fattah Gagola (bass) dan Abadi Soesman (keyboard), tidak lagi muda.

Jika band yang mereka besarkan, God Bless, kini telah berusia 43 tahun, usia para personelnya tersebut tentu lebih banyak dari band-nya.

Di 2016 ini, Iyek --sapaan akrab Ahmad Albar-- menginjak usia 69 tahun, Jusuf Antono Djojo alias Ian Antono mendekati 66 tahun, sementara Donny Fatah akan genap berusia 67 tahun di September nanti dan Abadi Soesman berusia 67 tahun. Hanya Fajar Satritama (drum) yang relatif berusia muda.

Meski sudah kakek-kakek, para personel band yang pernah menjadi band pembuka konser grup musik rock legendaris dunia, Deep Purple, di Jakarta tahun 1975 itu menunjukkan eksistensi bermusik. Mereka coba terus produktif berkarya meski ratusan band baru terus bermunculan.

Mereka pun sudah membuat enam album sebelumnya. Enam album God Bless tersebut adalah God Bless (1975), Cermin (1982), dan Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), Apa Kabar (1997), serta 36th (2009). (Arie Puji Waluyo)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved