Minggu, 26 April 2026

Empat Hari, Sebanyak 17 Sopir Bus di Terminal Pulogadung Terjaring Tidak Layak Jalan

Sedikitnya, 17 sopir bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur dinyatakan tidak layak jalan karena faktor kesehatan.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Kompas.com/Hilda Alexander
Ilustrasi. Salah satu kecelakaan fatal di musim mudik akibat sopir bus tidak laik jalan. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Sedikitnya, 17 sopir bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur dinyatakan tidak layak jalan karena faktor kesehatan.

Jumlah tersebut diperoleh selama empat hari terakhir arus mudik di Terminal Pulogadung.

Kepala Terminal Pulogadung, Hengky Risakotta mengatakan, selama H-12 hingga H-8, pihaknya menemukan sedikitnya 17 sopir yang dinyatakan tidak layak jalan.

Jumlah tersebut diperoleh dari 131 sopir yang diperiksa di posko kesehatan Terminal Pulogadung.

"17 sopir yang tidak layak jalan itu bukan dikarenakan mengonsumsi alkohol atau positif narkoba. Mereka tidak layak jalan karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk mengemudikan bus seperti diabetes dan darah tinggi," katanya, Rabu (29/6).

Sementara itu dari periode yang sama, 38 sopir bus dinyatakan layak dengan catatan. Hasil tersebut diperoleh karena para pengemudi tersebut mengalami masalah dengan kesehatan namun masih bisa ditoleransi.

"38 orang ini tetap boleh berangkat namun dengan catatan. Kondisi kesehatan mereka memang bermasalah seperti darah tinggi namun masih wajar sehingga tetap diizinkan beroperasi," ucapnya.

Hengky menambahkan pemeriksaan kesehatan para sopir bus selama musim mudik Lebaran akan terus dilakukan pihaknya. Ini untuk mengantisipasi kecelakaan yang bisa saja timbul akibat kesehatan sopir yang tidak memenuhi syarat.

"Pemeriksaan sopir bus akan terus dilakukan setiap harinya demi memberikan rasa nyaman bagi para pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya masing-masing," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved