Selasa, 28 April 2026

Rusuh Jakmania

Satu Polisi Korban Penganiayaan Suporter Masih Kritis

Khusus Brigadir Hanafi, yang bersangkutan masih harus menjalani perawatan cukup intensif untuk memulihkan luka parah yang dideritanya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
ANTARA/Wahyu Putro A
Petugas Polda Metro Jaya menghalau suporter Persija Jakarta ketika terlibat kericuhan pada laga Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6/2016). 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Empat anggota polisi yang menjadi korban penganiayaan suporter Jakmania yakni Brigadir Hanafi (30), Wawan Chandra (30), Brigadir Supriyadi (38) dan Aiptu Muhtadi (54) masih dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Bahkan Brigadir Hanafi masih berada dalam kondisi kritis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiono mengatakan ketiga korban lainnya sudah dalam keadaan sadar.

Khusus Brigadir Hanafi, yang bersangkutan masih harus menjalani perawatan cukup intensif untuk memulihkan luka parah yang dideritanya.

"Yang tiga sudah sadar, mereka ada yang jarinya patah kemudian memar di tangan dan di muka. Kemudian yang terakhir Brigadir Hanafi yang parah dan kritis, mohon doanya agar cepat pulih," ujarnya, Sabtu (25/6).

Awi menceritakan korban mengalami luka pada bagian dagunya. Bahkan dagu korban juga mengalami retak akibat insiden penganiayaan tersebut.

Selain itu bagian pelipis kiri dan kanannya juga mengalami retak.

"Bagian matanya juga ada trauma bekas pukulan benda keras, kemudian luka terbuka di kepala, diperkirakan gegar otak," ungkapnya.

Sebelumnya ratusan suporter Jak Mania terlibat kerusuhan usai pertandingan antara Persija Jakarta melawan Sriwijaya FC.

Akibat kejadian tersebut, empat anggota polisi menjadi korban dan harus dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved