Sepak Bola

Kapolsek Kebon Jeruk Antisipasi Kerusuhan Jakmania

Antisipasi aksi anarkis yang dilakukan oleh The Jakmania di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, pada Jumat (24/6) malam dilakukan pihak Kepolisian.

Kapolsek Kebon Jeruk Antisipasi Kerusuhan Jakmania
Warta Kota/Dwi Rizki
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Lambe Pitabang Binaran memimpin jalannya operasi menyampaikan giat Operasi Cipta Kondisi (OCK) yang bertujuan untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan para pendukung Persija Jakarta. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Antisipasi aksi anarkis yang dilakukan oleh para pendukung Persija Jakarta, The Jakmania di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (24/6) malam dilakukan pihak Kepolisian.

Sejumlah titik perlintasan Jakmania dijaga, mereka pun melakukan pemeriksaan kepada para Jakmania yang melintas.

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh jajaran Polsek Kebon Jeruk pada Jumat (24/6) malam hingga Sabtu (25/6) dini hari.

Sejumlah titik rawan di wilayah hukum Kebon Jeruk, seperti Jalan Kebon Jeruk Raya dan Jalan Panjang dijaga ketat petugas. Karena diketahui bila wilayah hukum Kebon Jeruk berbatasan langsung dengan kawasan GBK Senayan.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Lambe Pitabang Binaran yang memimpin jalannya operasi menyampaikan giat Operasi Cipta Kondisi (OCK) tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan.

Karena itu, pihaknya melakukan pemantauan, peneguran hingga penindakan terhadap Jakmania yang melakukan pelanggaran ketentuan, khususnya lalulintas.

"Dari giat kami telah amankan 96 buah Bendera Jakmania berikut tiangnya, enam buah drum band dan satu unit sepeda motor modifikasi tanpa plat nomor, semuanya disita di kantor. Sedangkan puluhan Jakmania yang rata-rata masih remaja dan anak-anak itu kami nasehati agar bersikap baik, apalagi di bulan Ramadhan sekarang ini," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, bentrokan antara The Jakmania dengan pihak Kepolisian terjadi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (24/6/2016) malam.

Bentrokan berawal dari panjangnya tiupan peluit wasit yang menghentikan pertandingan.

Persija Kalah tipis, yakni 0-1 dari Sriwijaya FC saat menghadapi Sriwijaya FC dalam kejuaraan Torabika Soccer Championship 2016.

Hasil tersebut secara langsung menutup kesempatan Persija untuk ikut dalam pertandingan yang disponsori oleh IM3 Ooredoo itu.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved