Jalan Raya Jatiasih Dipilih Pemkot Bekasi Sebagai Akses Truk Sampah DKI

Lama-lama jalan protokol utama bisa rusak dan bau sampahnya mengganggu warga dan pengendara sekitar yang melintas.

Jalan Raya Jatiasih Dipilih Pemkot Bekasi Sebagai Akses Truk Sampah DKI
Warta Kota/Fitiyandi Al Fajri
Sejumlah truk yang dilarang masuk oleh sejumlaj orang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Kota Bekasi, Rabu (22/6/2016) siang. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Pemerintah Kota Bekasi Jawa Barat mempersiapkan Jalan Raya Jatiasih sebagai satu-satunya jalur yang boleh dilewati truk pengangkut sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang.

"Supaya mendukung, Jalan Raya Jatiasih kami siapkan pelebaran agar lalu lalang truk sampah DKI tidak makin membuat macet jalan yang kerap padat ini," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Sabtu.

Sebagai langkah persiapan pelebaran, Rahmat didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bekasi Jumhana Luthfi, Camat Jatiasih Nesan Sujana, dan Kepala Kepolisian Sektor Jatiasih Kompol Aslan Sulastomo.

Turut hadir pula Kepala Dinas Kebersihan DKI Isnawa Adji yang bersama rombongan menyusuri Jalan Raya Jatiasih mulai dari jalan layang tol JORR Komsen hingga simpang Pasar Rebo.

"Rencananya di masing-masing sisi akan diperlebar dua sampai tiga meter supaya kapasitas jalan bertambah mengikuti peningkatan volume kendaraan yang melintas," kata Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, manakala pelebaran Jalan Raya Jatiasih tersebut rampung dikerjakan, nantinya truk sampah DKI tidak lagi diperbolehkan melalui jalur lain, seperti keluar di tol Bekasi Barat dan menyusuri jalan protokol utama Kota Bekasi menuju TPST Bantargebang.

"Lama-lama jalan protokol utama bisa rusak dan bau sampahnya mengganggu warga dan pengendara sekitar yang melintas. Maka dari itu dibuatkan jalur khususnya yang melalui Jalan Raya Jatiasih," katanya.

Truk sampah DKI yang akan memanfaatkan jalur tersebut keluar di gerbang tol JORR Jatiasih dan melanjutkan perjalanan menuju Bantargebang melalui Jalan Raya Jatiasih-Jalan Cipendawa-Jalan Narogong.

"Kebutuhan pelebaran jalan akan dihitung dan dikerjakan Dinas Bina Marga dan Tata Air," demikian Rahmat. (Antara)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved