Lebaran 2016

Libur Lebaran, 11 Puskesmas di Depok Beroperasi 24 Jam, Lainnya Tutup

Sebelas Puskesmas yang tetap beroperasi itu adalah Puskesmas tingkat Kecamatan. Sementara 24 puskesmas lainnya di tingkat kelurahan akan tutup sementa

Libur Lebaran, 11 Puskesmas di Depok Beroperasi 24 Jam, Lainnya Tutup
Kompas.com
Ilustrasi papan nama puskemas. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok memastikan bahwa selama musim libur Lebaran dan cuti bersama tahun 2016 kali ini, sebanyak 11 dari 35 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Depok, akan tetap beroperasi dan melayani masyarakat.

Sebelas Puskesmas yang tetap beroperasi itu adalah Puskesmas tingkat Kecamatan. Sementara 24 puskesmas lainnya di tingkat kelurahan akan tutup sementara waktu.

Hal itu dikatakan Kepala Dinkes Depok Lies Karmawati, kepada Warta Kota, Jumat (24/6).

"Untuk 11 Puskesmas tingkat Kecamatan di Depok akan tetap buka di libur Lebaran, karena akan ada petugas yang tetap piket," kata Lies.

Menurutnya petugas yang piket di 11 Puskesmas Kecamatan itu mulai dari dokter jaga, perawat dan petugas pengelola obat.

Karenanya ia memastikan warga Depok tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan di musim libur Lebaran kali ini.

Walaupun begitu, kata Lies, kemungkinan besar beberapa Puskesmas Kecamatan yang tetap beroperasi di musim Lebaran ini, jam operasionalnya akan sedikit berubah atau beroperasi lebih cepat dari biasanya.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cimanggis, Lely Nurlaely menuturkan bahwa Puskesmas Cimanggis bukan hanya tetap buka di libur Lebaran ini, tetapi juga membuka pos jaga kesehatan mulai H-7 sampai H+7.

Hal itu katanya dilakukan untuk melayani pemudik yang kemungkinan mengalami gangguan kesehatan. Pos jaga, kata Lely dibuka di halaman puskesmasnya di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok.

Diimana ruas jalan itu, merupakan salah satu ruas jalan alternatif bagi pemudik dari Jakarta atau Depok yang hendak menuju Bogor dan Sukabumi baik dengan sepeda motor atau kendaraan roda empat.

"Layanan yang diberikan di pos jaga kami berupa cek hipertensi dan gula darah serta layanan kesehatan gratis lainnya bagi pemudik atau sopir bus yang mengangkut pemudik," kata Lely.

Menurutnya sejumlah petugas jaga serta sejumlah obat-obatan telah disiapkan pihaknya.

Sebelumnya Kepala Dinkes Depolk Lies Karmawati menjelakan pihaknya akan membuka posko kesehatan di Terminal Depok yang merupakan titik utama pemberangkatan bus bagi pemudik.

Selain itu kata dia, akan dibuka juga tiga posko kesehatan lainnya mengikuti keberadaan posko mudik kepolisian.

"Setiap posko dilaksanakan 3 shift. Setiap shift ada 1 dokter, 1 perawat dan seorang petugas pengelola obat yang berjaga," kata Lies.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved