Maraknya Aksi Pembakaran, Pedagang Pasar Senen Resah

Ketakutan pedagang justru dikarenakan maraknya aksi pembakaran sejumlah kios dalam sebulan terakhir.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Dwi Rizki
Siti Fatimah Boru Sagala (40), pedagang sepatu Area Binaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Blok VI Pasar Senen, tepatnya seberang Atrium Senen, saat menunggu pembelinya, Selasa (21/6). 

WARTA KOTA, SENEN -- Tidak hanya terus dibayangi ketakutan akan runtuhnya gedung pasar lantaran sudah tua, para pedagang kini juga mengaku resah berusaha di Blok VI Pasar Senen saat ini.

Bukan karena sepi pengunjung hingga menurunnya penjualan jelang Idul Fitri 1437 H yang diperkirakan jatuh pada Rabu (6/7) mendatang, ketakutan pedagang justru dikarenakan maraknya aksi pembakaran sejumlah kios dalam sebulan terakhir.

Rasa khawatir dan nyaris putus asa diakui Siti Fatimah Boru Sagala (40) pedagang sepatu Area Binaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Blok VI Pasar Senen, tepatnya seberang Atrium Senen dirasakannya saat ini.

Karena kebakaran yang terjadi pada Minggu (18/6) dini hari itu diakui sangat merugikannya hingga belasan juta rupiah, apalagi di tengah iklim usaha yang kini sepi.

Walau puluhan pasang sepatu miliknya telah hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang diduganya disengaja itu, api diketahui hanya membakar sebagian kios miliknya saja.

Pasalnya, api yang terlihat membesar pada pukul 03.00 WIB itu diungkapkannya, berhasil dipadamkan oleh para petugas keamanan Blok VI Pasar Senen dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Untung ada satpam yang jaga, kebetulan lewat sini, tapi api katanya udah gede. Mereka katanya pas lagi mau beli makan sahur itu liat api langsung lari lagi ke kantor satpam di lantai dua untuk ambil pemadam kebakaran (APAR-red). Api langsung disemprot sampai habis enam tabung katanya," ungkap Sagala menunjukkan sisa terpal dan kain yang terbakar di kiosnya pada Selasa (21/6).

Tetapi aksi tanggap yang dilakukan satpam gedung pasar rupanya membawa dampak buruk, peristiwa kebakaran tersebut tidak ditindaklanjuti oleh anggota Kepolisian Sektor Senen yang sebelumnya telah diinformasikan.

Penyelidikan tidak dilakukan, padahal menurutnya bila kebakaran tersebut merupakan aksi sabotase menyusul rencana pembangunan Gedung Penampungan Pedagang Blok VI Pasar Senen Sementara. (dwi)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved