Breaking News:

Tiga Orang Korban Bangunan Roboh di Penjaringan Telah Dipulangkan dari RS Atma Jaya

Tiga orang korban bangunan Rumah Duka Heaven yang roboh pada Sabtu (18/6/2016) siang, telah dipulangkan.

Warta Kota/Acep Nazmudin
Upaya mengevakuasi korban bangunan roboh. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN --Tiga orang korban bangunan Rumah Duka Heaven yang roboh pada Sabtu (18/6/2016) siang, telah dipulangkan, sementara satu orang lagi atas nama Yanto masih di Rawat di Rumah Sakit Atma Jaya.

Tiga orang yang telah dipulangkan atas nama Nursida, Suhendi, dan Asep telah dipulangkan pada sore hari, usai dilakukan perawatan di UGD RS Atma Jaya.

"Sudah dipulangkan tadi sore, tinggal pasien atas nama Yanto yang masih di Rawat," kata petugas UGD RS Atmajaya yang enggan disebutkan namanya kepada Warta Kota, Sabtu (18/6/2016).

Menurut petugas, Yanto dirawat di ruang Mawar, yang terletak di lantai dua RS itu, namun sayangnya saat Warta Kota mencoba menemui, dihalangi oleh dua orang petugas yang mengaku keamanan gedung Rumah Duka Heaven.

"Enggak boleh mas, prosedurnya seperti itu, tidak boleh ketemu orang lain," kata dua orang tersebut.

Keduanya juga enggan memberikan penjelasan terkait tiga korban yang telah dipulangkan terlebih dahulu. Masih menurut mereka, keluarga dari para korban pun tidak ada yang datang menjenguk.

Diketahui bangunan Rumah Duka Heaven yang berada di Jalan Gedong Panjang, Kelurahan Penjaringa, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (18/6/2016) roboh. Akibatnya satu orang dinyatakan tewas, sementara lima orang lainnya terluka.

Satu orang terluka atas nama Nana (35) yang ditemukan selamat setelah terjebak dan berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan antara Basarnas dan Sudin damkar pada pukul 18.30 WIB dan langsung di larikan ke RS Pluit.

Sementara satu yang meninggal atas nama Deden (25) dievakuasi setengah jam kemudian pada pukul 19.00 WIB dan Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan evakuasi.

Menurut petugas yang mengevakuasi para korban, enam orang tersebut berasal dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Acep Nazmudin)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved