Lebaran 2016

Lebaran Masih Dua Minggu Lagi, Pengunjung Pasar Ular Membludak

Pasar Ular tak pernah sepi dari serbuan pengunjung yang tengah berburu pakaian, sepatu, dan pernak-pernik lainnya.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana keramaian pengunjung di Pasar Ular, Minggu (19/6). 

WARTA KOTA, KOJA -- Sebuah pasar ternama dan sudah berdiri sejak 1960-an di Jalan Inspeksi Kali Sunter Plumpang, Rawa Badak Selatan (RBS), Koja, Jakarta Utara, yakni Pasar Ular, tak pernah sepi dari serbuan pengunjung yang tengah berburu pakaian, sepatu, dan pernak-pernik lainnya.

Kebanyakan para pengunjung mengatakan membeli pakaian dan sepatu baru untuk keperluan lebaran walaupun Hari Raya Idul Fitri masih dua minggu lagi.

Penuh sesak pengunjung nampak di sebuah pasar yang lokasinya berdekatan dengan Kali Sunter, Minggu (19/6).

Pemantauan pertama yakni di bibir Jalan Inspeksi yang sudah penuh sesak akan mobil dan sepeda motor pengunjung yang terparkir untuk berkunjung dan berbelanja di pasar itu.

Lebih sesak lagi ketika masuk ke dalam pasar tersebut. Ratusan manusia sibuk memilih barang-barang seperti pakaian, sepatu, ikat pinggang, dan pernak-pernik lainnya yang ada di puluhan kios Pasar Ular.

Dominan, warga dari berbagai wilayah ini datang membeli dua hingga sepuluh stel baju untuk keperluan hari lebaran.

Pedagang sepatu pun tak luput dari serbuan pengunjung, dan seringnya adu mulut untuk saling tawar menawar harga terhadap barang yang akan dibeli oleh pengunjung.

Selain itu, penuh sesak dan sempitnya ruang untuk berbelanja di Pasar Ular bukan menjadi halangan para pengunjung untuk membeli barang-barang bermerk dengan harga yang cukup terjangkau.

Sepatu dipatok mulai dari harga Rp 50.000 hingga Rp 1 juta pun tersedia di setiap kios pedagang sepatu.

Baju yang dimulai dari harga Rp 20.000 - Rp 100 ribu, celana jeans dan celana jenis lainnya yang harganya dimulai Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu, serta kemeja yang rata-rata seharga Rp 150 ribu-an juga tersedia di Pasar Ular tersebut.

Pengunjung nampak sibuk memilih barang-barang yang akan dibelinya, tak ayal pedagang pun turut sibuk menawarkan barang, hingga melayani pengunjung yang tengah membludak sore itu.

"Ayo bu mau sepatu? Murah aja bu Rp 100 ribu tinggal bawa pulang. Silahkan kemeja juga ada pak.. Bu.. Mari dilihat dulu dan di coba ya bu," celoteh salah seorang karyawan di sebuah kios pakaian dan sepatu di Pasar Ular.

Salah seorang pengunjung Pasar Ular, Herman Setiawan (39), mengaku ajak istri dan tiga anaknya berbelanja pakaian dan sepatu di Pasar Ular.

Dirinya yang berbelanja 15 stel baju dan lima pasang sepatu, diketahui untuk keperluan ketiga anak dan istrinya.

"Bapaknya enggak bakalan dibeliin mas. Hahaha. Ini buat istri dan anak-anak saya aja karena maksa harus beli baju dan sepatu baru jauh sebelum jelang lebaran. Karena mereka pada males belanja kalau sudah mendekati lebaran. Soalnya mau ke Purwokerto juga mas, pulang kampung," ungkap warga Banten, Tangerang ini.

Seorang warga lainnya, Gilang (36), mengaku ajak kekasihnya untuk sama-sama berbelanja di Pasar Ular dengan tujuan keperluan lebaran yang masih terhitung dua minggu lagi.

Ia mengaku hanya membeli dua stel baju, celana, dan dua pasang sepatu yang diakuinya cukup murah harganya.

"Kalau ditanya buat apa ya bisa buat keperluan sehari-hari, tapi khususnya buat lebaran sih mas. Kalau belanja baju baru dan sepatu barunya seminggu atau lima hari menjelang lebaran, saya yakin penuhnya ampun-ampunan mas. Enggak kuat saya. Ini saja saya enggak puasa mas, panas banget dan enggak bakalan kuat juga desak-desakan belanja kayak gini. Hahaha. Di sini saja belanjanya sih, soalnya murah. Saya beli sepasang aja Rp 200 ribuan. Baju paling Rp 100 ribuan," jelas warga Kota Bekasi, Jawa Barat ini. (BAS)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved