Senin, 18 Mei 2026

Waduh, Hasil USG Tidak Bisa Dipercaya 100 Persen

Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit Harapan Jayakarta Hermawan Saputra mengatakan bahwa hasil USG tidak bisa dipercaya 100 persen.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan |
usg-belchatow.pl
Ilustrasi hasil USG janin bayi. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit Harapan Jayakarta Hermawan Saputra mengatakan bahwa hasil USG tidak bisa dipercaya 100 persen.

Menurutnya apa yang dialami Raudiah Elva Ningsih (37) yang melahirkan satu orang bayi sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada penghilangan.

Hermawan mengatakan pihaknya juga memiliki metode lain untuk mengetahui kondisi bayi. Hanya saja dirinya tidak bisa menjelaskan metode itu kepada awak media.

"Untuk urusan USG diluar, nanti Dinkes yang sampaikan. USG bukan alat hukum yang bisa dipercaya 100 persen. Ada metode klinis lain," katanya, Jumat (17/6).

Hermawan juga memastikan pihaknya siap memberikan klarifikasi apabila nantinya kasus dugaan penghilangan bayi tersebut dibawa ke ranah hukum.

Bahkan ia mengaku telah memberikan penjelasan kepada pasien pasca operasi caesar.

"Kami berkewajiban melakukan klarifikasi dan kami juga sudah sampaikan ke Dinkes, hasilnya kemarin bayi tunggal dan sudah diberikan penjelasan ke pasien," tuturnya.

Terkait anggapan adanya gemeli atau bayi kembar yang diklaim Raudiah, Hermawan menilai hal tersebut sebagai persepsi pasien.

Ia pun menegaskan tidak bertanggung jawab atas persepsi Raudiah.

"Tidak ada diagnosa gemeli, yang ada persepsi pasien diluar RS kami. Sejauh mana mereka (RS Budhi Asih dan Puskesmas Jati Padang) mengindikasikan gemeli bukan tanggung jawab kami," sambungnya.

Sebelumnya pada saat menjalani proses persalinan dengan operasi caesar di rumah sakit tersebut, Raudiah hanya melahirkan satu orang anak.

Padahal dari hasil USG rumah sakit dan dua instansi lainnya termasuk RSUD Budhi Asih, dirinya dinyatakan hamil bayi kembar.

Raudiah sudah menanyakan keberadaan anak yang hilang ke pihak rumah sakit, namun pihak rumah sakit tidak mengetahui perihal masalah tersebut dan tidak bisa memberikan penjelasan yang memuaskan. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved