Breaking News:

Pipa Beton Berisi Sabu Kristal Asal China Ditemukan di Penjaringan

BNN dan Bea dan Cukai menggerebek sebuah rumah yang juga dijadikan tempat peyimpanan sabu kristal yang disembunyikan di sebuah pipa baja hidrolik pump

Warta Kota
Ilustrasi 

Musa (43) mengaku baru melihat pipa yang mirip tiang pancang itu bertengger di pinggir jalan.

"Tadi pagi sih ada saya lihat deket rumah ini. Barangnya cuma digeletakin di jalanan. Mungkin langsung dimasukkin ke dalam rumah lalu baru deh kena gerebek begini. Enggak tahu deh kenapa itu barang," jelas pria yang tinggal bersebelahan dengan rumah tersebut.

Musa mengaku, seorang pasangan suami istri (pasutri) lah yang tinggal atau menempati rumah tersebut. Ia mengatakan, hanya satu bulan pasutri itu tinggal.

"Suaminya enggak pernah bergaul seperti istrinya. Baru sebulan ngontrak disini. Istrinya bernama Anita dan punya anak satu. Suaminya saya enggak tahu namanya dan punya usaha mie yang nantinya dia setor ke tukang mie di jalan," ungkapnya.

Musa mengatakan, sempat berbincang dengan pihak RT setempat dengan istri sang pelaku. Perbincangan itu bermula saat istri pelaku meminjam alat pembersih saluran.

"Kemarin ngobrol di sini sama istrinya sama pak RT juga ada. Itu istrinya mau pinjam alat pembersih saluran. Pak RT tanya tuh ke istrinya pelaku kerjanya apa sih. Nah dia jawabnya pedagang mie. Pak RT-nya sih bilangnya ya bagus asal jangan narkoba dan aneh-aneh," jelasnya.

Dalam penggrebekan gudang ‎tersebut, Komjen Pol Budi Waseso membenarkan, pihaknya bersama Polsek Metro Penjaringan dan Dirjen Bea Cukai mendapatkan 9 tabung yang per tabungnya diisi 5 kilogram sabu kristal.

"Modusnya para pelaku menyembunyikan sabu itu dalam pipa tersebut. Mirip pipa atau tiang pancang. Kami pun juga mengamankan sedikitnya empat orang pelaku yang terlibat dengan keberadaan barang-barang ini," akuinya.

Ia mengungkapkan bukan hal yang mustahil jumlah barang bukti sabu yang ditotal 45 kilogram dari 9 tabung itu masih bisa bertambah jumlahnya. Pihaknya, lanjut Budi masih melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Modus yang digunakan oleh pelaku ini bukan modus baru ya. Bahkan hasil penyidikan awal barang-barang ini masuk dari Pelabuhan Tanjung Priok. Makanya kita akan sita ini (9 pipa) ke Markas BNN. Sulit bila langsung dibongkar. Tapi ada satu kita belah, dan isinya narkoba jenis sabu yang berasal dari Tiongkok China," akuinya saat didampingi Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari.

Telihat petugas memotong pipa tersebut dengan alat pemotong besi listrik. Ketika terbelah, terlihat bagian dalam pipa itu sebuah tabu berbalut alumunium foil diangkat petugas.

Saat digeledah, isi alumunium foil itu pun sekantung sabu yang beratnya mencapai sekisar 5 kilogram. Warga yang menyaksikan pun kaget yang awalnya mengira rumah tersebut dipakai untuk produksi mi.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved