Breaking News:

Pembunuhan

Ini Perbedaan Keterangan RA dan BAP Polisi soal Pembunuhan Enno

Remaja pembunuh Enno Farihah (19) hingga Jumat (10/6) masih terus membantah dirinya membunuh karyawan PT Polyta Global Mandiri tersebut.

Warta Kota/Nur Ichsan
Salah satu terdakwa kasus pemerkosaan yang disertai pembunuhan menggunakan cangkul terhadap Enno Fariha dikawal ketat polisi dan petugas dari amarah keluarga korban selain sejumlah orang di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (7/6). 

WARTA KOTA, TANGERANG - RA (16), remaja pembunuh Enno Farihah (19) hingga Jumat (10/6) masih terus membantah dirinya membunuh karyawan PT Polyta Global Mandiri tersebut.

Disampaikan oleh pihak kuasa hukum RA dan keluarga RA, berikut adalah poin-poin cerita RA di hari pembunuhan Enno terjadi:

Versi RA Di Persidangan :

- Tanggal 12 Mei malam, RA berada di rumah bersama kedua orangtuanya. RA melakukan salat tahajud, lalu tidur sekamar dengan ayahnya, Nayudin (sebelumnya ditulis Nahjudin-red). RA mengaku tidak mengenal Enno Farihah, dan tidak pernah komunikasi dengan Enno.

- Tanggal 13 Mei pagi, RA diminta ke pasar oleh orangtuanya. Di tengah jalan, RA bertemu Dimas, seorang kawan yang baru saja dikenalnya. Dimas yang memiliki tompel di pipi kanannya itu menawari RA sebuah ponsel Prince putih. Oleh RA, ponsel tersebut dibeli seharga Rp 10.000. RA tidak mengetahui ponsel itu milik Enno.

- Sesampainya di rumah, RA mendapati bahwa ponsel tersebut dalam keadaan mati, tidak bisa di charge, dan tidak ada SIM card. Oleh RA, ponsel tersebut dibawa ke rumah kawannya yang bernama Eko. RA lalu menjual ponsel itu ke Eko seharga Rp 15.000.

- Oleh Eko, ponsel tersebut diperbaiki. Dari situlah ponsel yang ternyata milik Enno tersebut terlacak polisi. Polisi lalu menyambangi Eko. Eko menjelaskan bahwa ponsel itu didapat dari RA.

-Tanggal 14 Mei, polisi pun mendatangi rumah RA. RA mengatakan bahwa ponsel itu didapat dari Dimas. Polisi lalu membawa RA ke rumah Dimas. Namun setelah itu, RA dibawa ke kantor polisi. Polisi tidak membawa atau memeriksa Dimas sekalipun.

Poin-poin di atas berbeda dengan keterangan RA di BAP Polda Metro Jaya.

Versi RA di BAP Polda Metro Jaya:

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved