Tips Kesehatan

Ini yang Dihadapi Pasien Inkontinensia Urine

Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan kondisi fisik. Salah satunya muncul gangguan Buang Air Kecil (BAK) atau disebut inkontinensia urin.

Ini yang Dihadapi Pasien Inkontinensia Urine
Independent
Ilustrasi toilet. 

Walaupun tidak mengancam jiwa, namun gangguan ini tidak bisa dianggap remah.

Terutama di psikologi dan sosial pasien, karena menimbulkan kurangnya rasa percaya.

Sering tidak nyaman ketika beraktivitas, takut untuk bepergian takut merepotkan anak cucu, serta khawatir ibadahnya jadi terganggu.

“Gaya hidup dan pola makan tidak sehat menjadi pemicu terjadi inkontinensia urine pada usia muda,” kata Dokter Spesialis Urologi dari RSPAD Gatot Subroto Nugroho Budi Utomo dalam konferensi pers Confidence Adult Diapers Premium di FX belum lama ini.

Secara umum, penderita gangguan ini lebih banyak mengenai kaum wanita ketimbang pria.

Wanita memiliki anatomi dari kandung kemih ke lubang kencing lebih pendek daripada pria.

Selain itu wanita mengalami kehamilan dan melahirkan yang berulang.

Dalam proses tersebut, terjadi perubahan pada sistem pembuangan urine, sehingga wanita menjadi lebih rentan mengalami inkontinensia.

Lebih banyak aktivitas fisik akan memperkuat otot panggul yang membuat otot-otot lebih terlatih dan kuat, akan membuat gangguan ini tidak lebih cepat muncul.

Untuk mengurangi terkena risiko inkontinensia, disarankan untuk mulai memperhatikan pola makan, olahraga dan istirahat.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved