Tips Kesehatan

Ini yang Dihadapi Pasien Inkontinensia Urine

Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan kondisi fisik. Salah satunya muncul gangguan Buang Air Kecil (BAK) atau disebut inkontinensia urin.

Ini yang Dihadapi Pasien Inkontinensia Urine
Independent
Ilustrasi toilet. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan kondisi fisik.

Salah satunya muncul gangguan Buang Air Kecil (BAK) atau disebut inkontinensia urine.

Apakah anda pernah atau bahkan sudah sering mengalami kebelet ingin BAK, tapi tidak bisa mengendalikan dan urine keluar tiba-tiba, sehingga menyebabkan basah? Saat batuk atau bersin, urin juga bisa keluar tiba-tiba?

Bila iya, anda telah mengalami inkontinensia urine.

Kendati lebih sering ditemui pada lansia, namun, bisa juga mengenai usia yang lebih muda.

Inkontinensia urine adalah salah satu gangguan dalam sistem urine yakni kesulitan dalam menahan buang air kecil yang disebabkan oleh melemahnya otot-otot kandung kemih.

Ada beberapa tipe gangguan ini, yakni overflow, dimana urine dalam kandung kemih sudah terlalu penuh.

Gejalanya rasa tidak puas setelah kencing karena urine sedikit keluar dan pancaranannya lemah.

Gejala lainnya disebabkan stress, saat batuk, tertawa, atau bersin, urine akan keluar karena terjadinya peningkatan tekanan dalam perut.

Selanjutnya disebut Urge, ditandai denga ketidakmampuan menunda berkemih setelah sensasi berkemih muncul, karena otot kandung kemih (otot destrusor) tidak stabil.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved