Transportasi Jakarta

Bus Akan Melaju di Jalur Khusus Contra Flow Jalan Tol

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana melakukan rekayasa lalu lintas di jalan tol.

Bus Akan Melaju di Jalur Khusus Contra Flow Jalan Tol
KOMPAS/LASTI KURNIA
Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya melakukan uji coba lawan arus (contra flow) di ruas tol dalam kota Grogol-Slipi, Jakarta, Senin (25/3/2013). Uji coba dilakukan dari KM 15200 hingga KM 12400. (sepanjang 2,8 kilometer) mulai pukul 06.00 WIB-09.30 WIB, hingga 1 April 2013 mendatang. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Untuk mengurangi kemacetan di Jakarta yang semakin parah, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana melakukan rekayasa lalu lintas dengan menciptakan high-occupancy vehicle (HOV) lane.

Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga menjelaskan, HOV lane itu nantinya akan digunakan oleh kendaraan yang berpenumpang banyak seperti bus sedang dan bus besar.

"Nanti kami akan gunakan satu lajur jalan tol yang contra flow. Misalnya Bogor ke Jakarta kan ramai kalau pagi, tapi sebaliknya dari Jakarta ke Bogor lengang. Ini akan kami ambil satu lajur untuk bus-bus," kata Elly di kantornya, Rabu (8/6/2016).

Elly mengaku sudah mendiskusikan hal itu dengan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). HOV lane sendiri diupayakan agar mampu menunjang perluasan tranportasi umum yang sedang dijalankan BPTJ.

BPTJ saat ini sedang menyiapkan transjabodetabek sebagai pengganti APTB, perluasan angkutan bandara, serta angkutan permukiman. Angkutan yang diharapkan akan menyerap banyak penumpang ini akan diupayakan untuk memiliki jalur khusus seperti busway melalui HOV.

Elly mencontohkan di Jalan Transyogi Cibubur yang sempit, setiap pagi mulai subuh, warga berbondong-bodong memasuki tol dan harus melewati macet parah di jalan itu.

"Kami siapkan angkutannya nanti dengan standar pelayanan yang premium jadi orang-orang kaya yang terbiasa naik mobil pribadi mau naik angkutan massal," kata Elly.

HOV lane sendiri saat ini telah diterapkan di negara-negara maju seperti di Amerika, Kanada, Australia, China, dan beberapa negara Eropa.

HOV lane sendiri sebenarnya mirip dengan three in one yang menciptakan jalur khusus bagi kendaraan berkapasitas banyak penumpang. Namun HOV lane yang dicanangkan kali ini akan berlaku di jalan tol dan khusus bus.

"Tentunya nanti akan kami jaga volumenya supaya kecepatan tetap oke, jangan sampai jalannya pelan juga, percuma nanti," kata Elly.

Beberapa perusahaan otobus (PO) yang telah mendengar rencana ini bahkan sudah siap mendaftar. Elly menargetkan usai Lebaran, konsep HOV lane beserta perluasan transportasi massalnya diharapkan sudah matang. (Nibras Nada Nailufar)

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved