PKL Kocar-Kacir Ditertibkan Satpol PP di Kebayoran Lama

Ada sekitar 2 truk Satpol PP untuk mengangkut barang-barang PKL

PKL Kocar-Kacir Ditertibkan Satpol PP di Kebayoran Lama
Warta Kota/Bintang Pradewo
Penertiban PKL di Kebayoran Lama 

WARTA KOTA, KEBAYORANLAMA - Pada Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriah, puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebayoran Lama tetap melaksanakan kegiatan "Rabu Tertib". Beberapa barang dan gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih nekat berjualan di sekitar Kebayoran Lama diangkut oleh petugas.

Sejak pukul 08.00 WIB, Satpol PP Kebayoran Lama menyisir beberapa lokasi sebagai tempat mangkal PKL. Seperti di Jalan Raya Cidodol, Jalan Kramat dan Jalan Syaifi Zhami atau letaknya depan Mal Gandaria City. Selain, itu PKL yang kerap berjualan di sekitar Pasar Kebayoran Lama.

"Ada sekitar 2 truk Satpol PP untuk mengangkut barang-barang PKL," kata Asromadian, Kasatgas Satpol PP Kebayoran Lama, Rabu (8/6).

Gerobak-gerobak soto tampak diangkut oleh petugas karena masih bandel dengan berjualan disana. Tidak ada perlawan dalam proses penertiban pedagang kaki lima tersebut. Namun, para pedagang kecewa karena dengan berjualan mereka mampu menghidup keluarganya. Sebagian pedagang tampak kocar-kacir saat melihat puluhan petugas Satpol PP.

"Pak jangan diangkut dong gerobak saya. Ini bulan Ramadhan pak, jangan tega dengan masyarakat kecil," tutur salah seorang pedagang soto itu.

Personel Satpol PP tidak menghiraukan kata-kata dari pedagang. Penertiban PKL itu itu dalam rangka menciptakan ketertiban umum sesuai dengan Perda 8 tahun 2007. "Rabu Tertib tetap kita laksanakan selama bulan Suci Ramadhan ini. Dalam penertiban tadi tidak ada perlawanan dari pedagang," ucap Asromadian.

Barang-barang PKL seperti 3 gerobak, 1 meja besi, 1 bangku kayu, 4 terpal, 10 kayu kaso, 2 meja operasopmal, 1 drum air, 4 kaki meja, 15 peti kayu, 3 bangku plastik, langsung dibawa ke Gudang Satpol PP di Kebayoran Lama. Barang tersebut saat ini masih dalam pendataan.

Penulis:
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved