Breaking News:

Pemerasan

Dua Wanita Pemalak Handphone Pelajar Diringkus Polisi

Lima pelajar SMP Sekolah Keluarga Widuri, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan‎, menjadi korban pemerasan oleh sekelompok penjahat jalanan.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, CILANDAK - Lima pelajar Sekolah Menengah Pertama Sekolah Keluarga Widuri, Jalan Gunung Balong, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan‎, menjadi korban pemerasan oleh sekelompok penjahat jalanan.

Komplotan itu mengambil handphone pelajar dengan modus korban melakukan pemalakan kepada adik pelaku.

‎Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Cilandak dengan nomor polis: 419/K/V/2016/Sek. Cilandak, tanggal 30 Mei 2016, tentang perkara tindak pidana pemerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 368 KUHP.

Menanggapi kejahatanan jalanan itu, tim Opsnal Unit d Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut, polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku di wilayah Jakarta Barat pada hari Minggu (5/6/2016) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dua pelaku itu wanita yaitu Sri Rahayu alias Sarimin (36) dan Widiyanti alias Dian (26).

Sedangkan dua pelaku lainnya yaitu Iwan dan Tonang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian.

"Dua pelaku berhasil diamankan di rumah kontrakannya di kawasan Jakarta Barat," kata ‎Kompol Handik Zusen, Kasubdnit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, melalui pesan singkatnya Senin (6/6/2016).

Kronologi kejadian pemalakan itu berawal saat lima korban ‎MRF (12), ABM (13), APD (13‎), AEP (13), dan MRF (12) sedang bermain di luar sekolah.

Tiba-tiba mereka didekati oleh komplotan penjahat itu. Pelaku langsung menuduh para korban sebagai pemalak terhadap adiknya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved