Kamis, 23 April 2026

AC KRL Commuter Line Tidak Berfungsi, Penumpang Buka Paksa Jendela

Sejumlah penumpang KRL Commuter Line rute Jatinegara-Bogor Selasa (7/6) mandi keringat lantaran pendingin udara tidak berfungsi.

Acep Nazmudin
Jendela KRL Commuter Line yang terbuka karena penumpangnya mandi keringat lantaran pendingin udara tidak berfungsi, Selasa (7/6). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Sejumlah penumpang KRL Commuter Line rute Jatinegara-Bogor Selasa (7/6) mandi keringat lantaran pendingin udara tidak berfungsi.

Pantauan Warta Kota yang ikut dalam Commuter Line itu, kondisi penumpang yang penuh sesak sejak dari Stasiun Keberangkatan Jatinegara, membuat udara di dalam kereta panas dan pengap.

Kipas angin yang tersedia tidak membantu menghilangkan udara panas, penumpang yang terus memadati commuter Line disetiap pemberhentian stasiun membuat keadaan semakin parah.

Jendela KRL Commuter Line yang terbuka karena penumpangnya mandi keringat lantaran pendingin udara tidak berfungsi, Selasa (7/6). (Foto: Acep Nazmudin)

"Sudah puasa, panas banget, bikin emosi saja ini commuterline," kata salah seorang penumpang.

Beberapa penumpang kemudian membuka sejumlah jendela commuter line secara paksa, pun demikian, setelah jendela dibuka udara panas hanya sedikit berkurang.

Tidak sedikit penumpang yang menyerah dan kemudian turun di stasiun berikutnya meskipun bukan stasiun tujuannya.

Namun keinginan untuk pulang cepat, tidak menyurutkan sebagian besar penumpang untuk tetap menggunakan commuter line tersebut meski dalam kondisi panas.

"Dorong, dorong terus bu, muat-muatin yang penting sampai rumah," teriak salah seorang penumpang saat kereta menaikan penumpang di Stasiun Manggarai.

Salah seorang penumpang, Didi mengatakan, tidak berfungsinya pendingin udara kerap kali terjadi pada commuter line tujuan Bogor.

Penumpang KRL Commuter Line mandi keringat lantaran pendingin udara tidak berfungsi, Selasa (7/6). (Foto: Acep Nazmudin)

"Udah biasalah, dari dulu gak ada perubahan, yang bikin jengkel itu kenapa enggak fungsinya pas jam-jam penuh," kata Didi kecewa.

Menurut Didi, yang mengaku saban hari menumpang commuter line untuk berangkat kerja di daerah Sudirman, Jakarta Pusat, memang hanya beberapa commuter line saja yang biasanya ngadat, entah itu mogok atau pendingin udara tidak berfungsi.

"Ini mah saya lagi apes aja kebagian KRL ini, yang bagus juga banyak sebenarnya," kata dia. (Acep Nazmudin)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved