Mengenal Muhammad Ali dari 11 Pernyataannya yang Paling Inspiratif dan Cerdas
Muhammad Ali berjuluk si mulut besar di ring tinju, tapi dia adalah figur rendah hati dan banyak menginspirasi dunia.
WARTA KOTA, PALMERAH -- Muhammad Ali adalah petinju terbesar yang menjadi protagonis dan selalu didukung publik.
Petinju yang dijuluki si mulut besar itu memang banyak menginspirasi dunia.

Meski dijuluki si mulut besar, Ali adalah figur yang rendah hati, sehingga dia selalu lembut di luar ring, tapi perkasa di ring tinju dengan tariannya yang indah dan menghibur, bahkan mereka yang tidak suka tinju akan selalu menyaksikan partai-partai tinju yang dilewati Ali, sepanjang kariernya.
Sejumlah kalangan di dunia menyampaikan belasungkawa terhadap berpulangnya Muhammad Ali, petinju legendaris, yang menjadikan olahraga tinju sebagai salah satu olahraga yang paling menghibur, saat dia menari-nari di ring tinju.
Julukannya adalah kupu-kupu karena keindahan gaya bertinju yang menyihir masyarakat di seluruh dunia.
Kehadiran Ali telah menginspirasi berbagai kalangan masyarakat di dunia, tidak melihat asal mereka, hitam atau putih atau warna kulit lainnya, semua larut dalam upaya mendukung Ali, yang tampil sebagai petinju protagonis.
Sebelum akhirnya diketahui, ia menderita Parkinson.

Namun, apa yang diwujudkan Ali, si mulut besar itu, memang banyak menginspirasi, khususnya dari sejumlah pernyataan dan kemanusiaan yang secara tulus ditunjukkan oleh dia, sehingga sejumlah pernyataannya bisa tercatat dan diingat-ingat sebagai pernyataan yang tulus, memotivasi, dan menginspirasi seluruh dunia.
Sebagaimana disampaikan Peter Economy, yang mencatat sejumlah pernyataan penting Ali, Senin (6/6/2016), yang dikutip Warta Kota, maka masyarakat bisa belajar dari pernyataan-pernyataan spontan dari juara dunia kelas berat, peraih medali emas Olimpiade, dan aktivis hak asasi manusia (HAM), telah berhasil menghimpun sejumlah pernyataan penuh dedikasi, positif, dan memotivasi insan manusia, saat dia hidup.
Meski, dia tidak pernah berbisnis, apa yang ditunjukkannya telah menginspirasi masyarakat di seluruh dunia, dia juga berjasa untuk mewariskan ajaran Islam dan memperkenalkannya kepada dunia.
Kepergiannya menjelang datangnya bulan Ramadan memang membuat dunia menangis karena kesedihannya, tapi warisan ajaran Ali akan tetap abadi dan melegenda.
Ali telah menjadikan dunia ikut bersimpati, khususnya kepada agama Islam, yang dianut, yang penuh cinta kasih, ketulusan, dan kerelaan untuk berkorban bagi orang lain.
Apa yang ditunjukkan Ali sangat jauh dari citra negatif dan stigma yang disematkan terhadap agama Islam, sehingga masyarakat dunia bisa terbuka tentang bagaimana Islam sesungguhnya.

Berikut ini, sejumlah pernyataan inspiratif yang disampaikan Ali.
1. "Menari seperti kupu-kupu yang mengepakkan sayap indah, menyengat bagaikan lebah."
Maksud Ali dengan kalimat ini, jadilah sebagai insan yang bertanggung jawab dalam tindakan dan perbuatannya, tapi jangan pernah takut dengan mulai melemahnya diri di saat waktu terus melaju dengan cepat.
2. "Jangan menghitung hari, tapi biarkan hari yang menghitung."
Pernyataan Ali memang filosofis dan penuh kedalaman makna.
Sering, saat melewati kehidupan ini, kita harus berjuang untuk mencengkeram semua hal baik.
Ali mengingatkan kepada diri kita agar kita dapat selalu menggenggam di tangan kita sendiri, dengan keyakinan penuh, melebihi kejatuhan-kejatuhan yang terjadi di sela-sela perjalanan kehidupan.
3. "Ketakmungkinan hanya sesaat. Ketakmungkan itu bukan apa-apa."
Kalau Anda bekerja keras dan bersungguh-sungguh, maka segalanya menjadi sangat mungkin diwujudkan.
4. "Jika pikiranku bisa menerimanya, kalbuku bisa memercayainya, maka aku akan merengkuhnya."
Kesuksesan yang direngkuh Ali bukannya mulus dan diraih secara mudah, tapi dia memang meraihnya karena tidak ada keragu-raguan di diri kita, maka kita akan meraih semua mimpi, selama kita yakin.
Kepercayaan diri adalah cara untuk melakukan hal-hal yang besar.
7. "Bukan bagaimana gunungnya yang akan kita taklukkan dengan mendaki gunung, tapi soal pijakan kaki yang ada di dalam sepatu Anda."
Seringkali , da hal-hal kecil, yang gagal kita kalkulasi, maka selalu cermat dan detail seperti kita hendak menyelesaikan sebuah lukisan yang besar, mengisi semua detail di lukisan itu.
Ali sudah membuktikannya dan mendapatkan bagaimana menakjubkannya hasil yang kemudian direngkuh di kemudian hari.
8. "Bukan hal yang mustahil kalau Anda bisa menyokongnya.
Janji kosong akan menjadi demikian, tidak ada isinya.
9. "Aku seharusnya menjadi perangko di mana hanya dengan cara demikian, aku menerima stempel."
Di dunia tinju, yang berat dan keras, Ali punya cara untuk melewatinya dengan selera humor tingkat tinggi.
Selera humor ini menjadikan Ali dekat dengan publik, tidak ada sekat di antara mereka.
Ali memang lemah lembut dalam tutur kata, tapi kedalaman maknanya demikian menyentuh.
Di tengah hujaman pukulan yang keras menimpa wajah dan kepalanya, Ali menjadikan itu untuk membuat kiasan bahwa dia adalah perangko, yang ditempel dan dihantam stempel dengan suara keras, sebelum kemudian surat itu dikirimkan ke penerima surat.
Pada masa masih akrab dengan kantor pos, perangko, amplop, dan stempel adalah yang paling sering ditemui, sebelum kemudian surat menyurat semakin terbatas, setelah keberadaan electronic mail (e mail).
10. "Barang siapa orang yang takut untuk menerima risiko dari tindakan yang diambilnya, maka dia tidak akan menerima apa pun di kehidupannya."
Lihat buku Ali, kita akan mendapatkan, dia sosok yang tidak takut gagal dengan mencoba.
Satu-satunya kegagalan adalah jika kita tidak pernah berani mencoba.
11. "Aku mengguncang dunia. Ya, aku."
Dan, dunia ini adalah tempat yang tepat untuk melakukan dan membuktikannya.