Minggu, 12 April 2026

Ketua Komnas PA Nilai Penanganan Kasus AMP Lamban

Arist yang langsung menemui ibunda korban, Fu (36) menyatakan pihaknya sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa anaknya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Tribunnews.com
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. 

WARTA KOTA, CIRACAS - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyambangi bocah perempuan berinisial AMP (5) yang menjadi korban pencabulan tetangganya sendiri di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Arist mengatakan kunjungan pihaknya itu sebuah bentuk dukungan terhadap keluarga korban.

Arist yang langsung menemui ibunda korban, Fu (36) menyatakan pihaknya sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa anaknya.

"Kami sangat prihatin atas apa yang terjadi sama anak ibu. Kita akan berusaha membantu semaksimal mungkin supaya kasus ini bisa segera selesai," ujar Arist, Jumat (3/6).

Ia menambahkan penanganan kasus tersebut dinilainya berjalan sangat lamban. Untuk itu pihaknya meminta aparat kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.

"Kami melihat penanganan kasus ini lamban dan sudah semestinya terduga pelaku cepat ditangkap," ungkapnya.

Menurut Arist, kejahatan seksual terhadap anak merupakan kategori luar biasa sehingga kasus tersebut sudah semestinya ditindaklanjuti secara luar biasa oleh pihak kepolisian.

"Ini kejahatan luar biasa yang tidak boleh terulang kembali. Sudah seharusnya pekerjaan ini berjalan cepat tapi kenapa penanganannya lamban?," sesalnya. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved