Suminah Baru Sekali Periksa Katarak Gratis

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara menggelar bakti sosial dengan diisi pelayanan kesehatan secara gratis yang diperuntukkan warga

Suminah Baru Sekali Periksa Katarak Gratis
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Warga yang menghadiri bakti sosial melakukan pengecekan kesehatan di halaman Polres Jakarta Utara, Rabu (1/6). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara menggelar bakti sosial (Baksos) dengan diisi pelayanan kesehatan secara gratis yang diperuntukkan warga yang berkonomi bawah, Rabu (1/6).

Suminah (70), warga Koja, Jakarta Utara mengaku baru pertama kali melakukan pemeriksaan penyakit katarak yang dideritanya selama puluhan tahun.

Warga terlihat memadati Halaman Polres Metro Jakarta Utara sejak pagi hingga siang hari. Baik dari anak kecil, hingga orang dewasa ramai-ramai bersama keluarga mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis tersebut. Antrean warga disebuah tenda pendaftaran berwarna kuning terpantau cukup panjang.

Antusiasme warga yang menghadiri baksos itu tak hanya melakukan pengecekan kesehatan biasa saja.

Cek kadar gula dalam darah, tensi, katarak, hingga khitanan gratis untuk anak-anak turut disediakan di sebuah tenda besar berwarna putih di Halaman Polres Jakarta Utara.

"Saya enggak pernah cek mata yang katarak ini pak, mana punya uang. Ini saya betul-betul sudah sulit melihat. Makanya, anak saya dengar ada pemeriksaan katarak gratis di Kantor Polisi katanya, ya saya senang dengarnya. Akhirnya kedua mata saya bisa diperiksa," jelas Suminah yang saat itu mengenakan jilbab hitam yang terlihat lusuh.

Warga lainnya, Hamdan (48), tak kuasa menahan tawa saat melihat cucu tercintanya, Rendy (8) menangis usai dikhitan salah satu dokter.

Namun dirinya mengaku bersyukur, tak perlu keluar uang untuk khitan cucunya tersebut, mengingat penghasilannya sebagai penarik becak tidak begitu besar.

"Dengar ada pemeriksaan kesehatan gratis, saya juga mau ikut. Nah, ada juga katanya sunat gratis, yowes, cucu saya satu-satunya belom disunat ini saya ajak ke sini pake becak. Ya kalau sunat ke dokter, mana mampu saya mas. Mahal kali ya. Pastinya ongkosnya mahal. Saya sehari paling dapat Rp 20-50 ribu," ucap warga Papanggo, Tanjung Priok ini.

515 warga ikuti pelayanan kesehatan gratis

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved