Sabtu, 18 April 2026

Ramadan 2016

BPS : Inflasi DKI Jakarta Mei 0,19 Persen di Bawah Nasional

Menjelang Ramadan haga bahan-bahan pokok mulai naik yang berimbas pada naiknya inflasi DKI Jakarta Mei 2016 0,19 persen.

Acep Nazmudin
Kepala Bidang Statistk Distribusi BPS DKI Jakarta, Dody Rudyanto di Kantor BPS DKI Jakarta, Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2016). 

WARTA KOTA, SENEN -- Menjelang Ramadan haga bahan-bahan pokok mulai naik yang berimbas pada naiknya inflasi DKI Jakarta Mei 2016 0,19 persen, sementara pada April lalu mengalami deflasi 0,27 persen.

Namun menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, angka ini masih dibawah inflasi Nasional 0,24 persen.

"Bisa dibilang, inflasi DKI Jakarta stabil dan masih jauh dibawah inflasi Nasional," kata Kepala Bidang Statistk Distribusi BPS DKI Jakarta, Dody Rudyanto di Kantor BPS DKI Jakarta, Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2016).

Dody mengatakan, inflasi pada bulan Mei 2016 disebabkan oleh naiknya harga-harga, paling besar disumbang oleh kelompok makanan, sebesar 1,08 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,20 persen, kelompok kesehatan 0,20 persen, kelompok sandang 0,12 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,04 persen.

Untuk komoditi yang mengalami sumbangan inflasi cukup besar masih didomnasi oleh kelompok kebutuhan pokok rumah tangga, dan hasil pertanian.

Dari 82 kota yang di teliti oleh BPS, 67 kota mengalami inflasi, kota yang mengalami iflasi paling tinggi adalah Kota Pontianak 1,67 persen, dan kota dengan inflasi paling rendah adalah Kota Singaraja dan Kota Pontianak 0,02 persen.

Sementara kota Jakarta menempati urutan 40 dari seluruh kota yang mengalami inflasi. (Acep Nazmudin)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved