Pilkada

Mahfud MD Setuju Anggota Dewan Ikut Pilkada Tidak Perlu Mundur

Anggota dewan tidak perlu mengundurkan diri bila berpartisipasi dalam pilkada sebagai salah seorang kandidat.

Mahfud MD Setuju Anggota Dewan Ikut Pilkada Tidak Perlu Mundur
Warta Kota
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Mahfud MD 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di DPR menemui jalan buntu. Salah satunya karena gagasan soal anggota dewan yang harus mundur bila ikut pilkada.

Menurut Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Mahfud MD, seharusnya anggota dewan tidak perlu mengundurkan diri, bila berpartisipasi dalam pilkada sebagai salah seorang kandidat.

"Terserah pemerintah yuridisnya, kalau pandangan etisnya saya pribadi, orang yang sudah diangkat lima tahun mustinya cuti saja, tidak perlu mundur," ujar Mahfud kepada wartawan, di kantor Mahfud MD (MMD) Initiatives, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Dalam pembahasan RUU Pilkada, tidak hanya anggota dewan yang diwacanakan tidak mundur bila ikut Pilkada. Pegawai Negri Sipil (PNS), anggota Polri dan TNI juga diusulkan tidak mundur. Dalam UU yang kini berlaku, anggota dewan, PNS, TNI, dan Polri mundur ketika ikut pilkada.

Secara keseluruhan, menurut Mahfud aturan yang ada soal Pilkada sudah cukup baik. Terbukti dari pelaksanaan Pilkada serentak kemarin yang sudah cukup baik.

"Menurut saya sudah cukup baik, tinggal peradilannya saja," ujar Mahfud.

Editor: Suprapto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved