63 Kios Pedagang Pasar Kebayoran Lama Dibongkar Petugas

Pembongkaran itu dilakukan untuk penataan Pasar Kebayoran Lama.

Penulis: | Editor:
Warta Kota/Bintang Pradewo
Puluhan kios pedagang basah di Pasar Kebayoran Lama, Jalan Stasiun, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2016) pagi dibongkar. 

WARTA KOTA, KEBAYORANLAMA - Puluhan kios pedagang basah di Pasar Kebayoran Lama, Jalan Stasiun, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (26/5) pagi dibongkar. Sebuah beckho berwarna kuning terlihat membongkar lapak dagangan pedagang yang mempunyai luas sekitar 8.000 meter persegi itu. Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan juga ikut membantu membongkar bangunan semi permanen disana.

Pembongkaran itu dilakukan untuk penataan Pasar Kebayoran Lama. Dimana, pemilik tanah Frans Budi Santoso akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan untuk melakukan penataan pedagang di Pasar Kebayoran Lama.

Sebanyak 302 personel gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri tampak dalam penataan pasar itu. Para pedagang kebanyakan sudah tidak berdagang disana. Hanya tersisa kios-kios yang kini sudah rata dengan tanah.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengutarakan kegiatan hari ini adalah penataan ulang pasar.Pasal sebanyak 63 kios yang ada disana sudah tidak layak. Sehingga, perlu adanya revitalisasi pasar. "Penertiban ini dilakukan dalam rangka penataan ulang pasar di belakang PD Pasar Jaya. Pedagang sementara tidak berjualan sampai sekitar 2 minggu pasar itu akan dibangun kembali pemilik," kata Tri saat melakukan peninjauan, Kamis (26/5).

Menurutnya, 63 pedagang eksisting nantinya akan menempati lapak-lapak di Pasar yang akan dibangun ulang itu. Karena mereka sudah terdaftar untuk menempati kios-kios itu. "Infonya pedagang nanti akan diberikan keringanan selama setahun tidak membayar sewa kios," tuturnya.

Dalam penataan ulang, kata dia, akan dibangun 300 kios untuk para pedagang. Sehingga, pedagang kaki lima nantinya akan bisa ditampung disana. "Pedagang eksisting nanti akan berjualan lagi disini," tuturnya.

Dibawah Koperasi

Sementara itu, Frans Budi Santoso mengatakan para pedagang nantinya akan dibawah Koperasi Mitra Kemakmuran Rakyat. Karena koperasi itu akan membantu para pedagang kecil dan menengah untuk mengembangkan usahanya.

"Pembangunan nanti bertahap, kami juga akan memberikan kelonggaran uang sewa selama 1 tahun," tutur dia.

Dia menargetkan pembangunan akan rampung selama 10 hari. Sehingga, para pedagang bisa kembali berjualan. "Dulu ini yang meresmikan Menteri dan kami akan kembangkan kembali," ucapnya.

Dengan akan dibangunnya 300 kios, kata dia, pedagang kaki lima dapat ditampung dilokasi revitalisasi itu. "Semua kuasa saya sudah saya serahkan kepada Ketua RW 01 untuk pengelolaan pedagang nantinya," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved