Sejumlah 20 Bangunan Liar di TPU Menteng Pulo Diratakan dengan Tanah
Pemerintah Kota Adminsitrasi Jakarta Selatan menertibkan puluhan bangunan liar yang ada di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Menteng Pulo.
WARTA KOTA, TEBET -- Setelah Ujian Nasional (UN) dilaksanakan, Pemerintah Kota Adminsitrasi Jakarta Selatan kembali menertibkan puluhan bangunan liar yang ada di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016) pagi.
Ratusan warga yang selama ini tinggal dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta akan diusulkan pihak Kecamatan Setiabudi untuk menempati Rumah Susun.
Pembongkaran 20 bangunan liar itu tidak menggunakan alat berat. Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP dari Kecamatan Setiabudi dan Pemkot Jakarta Selatan merobohkan bangunan itu dengan palu secara manual. Para warga tampak pasrah dan menuruti perintah dari Pemkot Jakarta Selatan.
"Yang dibongkar hari ini ada 20 bangunan yang sudah puluhan menempati TPU Menteng Pulo," kata Wakil Camat Setiabudi, Tamo Sijabat, Rabu (25/5/2016).
Menurutnya, sebanyak 67 KK warga yang dahulunya tinggal di TPU Menteng Pulo akan didaftarkan untuk mendapatkan Rusun. Namun, saat ini, sedang ada pembangunan Rusun.
Sehingga, warga untuk sementara tinggal di dekat TPU Menteng Pulo.
Warga bakal dipindah ke Rusun sebanyak 67 Setelah Ujian Nasional (UN) dilaksanakan, Pemerintah Kota Adminsitrasi Jakarta Selatan kembali menertibkan puluhan bangunan liar yang ada di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Menteng Pulo, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016) pagi.
Ratusan warga yang selama ini tinggal dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta akan diusulkan pihak Kecamatan Setiabudi untuk menempati Rumah Susun.
Pembongkaran 20 bangunan liar itu tidak menggunakan alat berat. Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP dari Kecamatan Setiabudi dan Pemkot Jakarta Selatan merobohkan bangunan itu dengan palu secara manual. Para warga tampak pasrah dan menuruti perintah dari Pemkot Jakarta Selatan.
"Yang dibongkar hari ini ada 20 bangunan yang sudah puluhan menempati TPU Menteng Pulo," kata Wakil Camat Setiabudi, Tamo Sijabat, Rabu (25/5/2016).
Menurutnya, sebanyak 67 KK warga yang dahulunya tinggal di TPU Menteng Pulo akan didaftarkan untuk mendapatkan Rusun. Namun, saat ini sedang ada pembangunan Rusun. Sehingga, warga untuk sementara tinggal di dekat TPU Menteng Pulo.
"Warga bakal dipindah ke Rusun sebanyak 67 KK. Akan kita daftarkan ke Dinas Perumahan dan GedunG Pemda DKI. Sementara tempat tinggal mereka di satu titik dekat TPU," ucapnya.
Dia menjelaskan yang terpenting adalah memberikan solusi kepada masyarakat DKI saat dilakukan pengusuran. Nantinya, lahan itu dikembalikan ke fungsi asalnya yaitu lahan makam. "Pada perinsipnya warga semua senang karena kita memanusiakan warga DKI," ungkapnya.
Sambil menunggu relokasi warga ke rusun, sementara mereka menempati bangli sisa yang belum dibongkar dan sudah diberi tanda berwarna merah. "Bangunan sudah dipilok. Kami hanya mendata dan mengusulkan ke Dinas Perumahan, nanti Dinas Perumahan yang menseleksi dan mencarikan rusun. Saat ini masih sedang diinventarisir untuk dibuat laporan tertulis ke Wali Kota," tutur Tamo.KK. Akan kita daftarkan ke Dinas Perumahan dan GedunG Pemda DKI. Sementara tempat tinggal mereka di satu titik dekat TPU," ucapnya.
Dia menjelaskan yang terpenting adalah memberikan solusi kepada masyarakat DKI saat dilakukan pengusuran. Nantinya, lahan itu dikembalikan ke fungsi asalnya yaitu lahan makam. "Pada perinsipnya warga semua senang karena kita memanusiakan warga DKI," ungkapnya.
Sambil menunggu relokasi warga ke rusun, sementara mereka menempati bangli sisa yang belum dibongkar dan sudah diberi tanda berwarna merah. "Bangunan sudah dipilok. Kami hanya mendata dan mengusulkan ke Dinas Perumahan, nanti Dinas Perumahan yang menseleksi dan mencarikan rusun. Saat ini masih sedang diinventarisir untuk dibuat laporan tertulis ke Wali Kota," tutur Tamo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/buldozer_20160117_133003.jpg)