Breaking News:

Transportasi Jakarta

Organda Pertanyakan Arogansi Dishub Loloskan Tiga Operator

Padahal, enam operator APTB sudah mengaku siap bergabung PT Transportasi Jakarta

Kompas.com
Penumpang Transjakarta. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan, meminta kepada Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta untuk mencabut izin operasional bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) terlebih dahulu.

Hal tersebut, terkait dengan rencana penghapusan izin operasional bus APTB pada 1 Juni 2016 mendatang.

"Izin operasional APTB yang mengeluarkan adalah Dishub DKI pada tahun 2012 lalu. Jadi kalau Dishub pada 1 Juni 2016 akan melarang beroperasi, harus mengeluarkan Surat Pencabutan Izin Operasional APTB terlebih dahulu," kata Sahfruhan, ketika dihubungi Warta Kota, Senin (23/5).

Selain itu, lanjut Shafruhan, juga tidak hanya sekadar pencabutan izin operasional saja.

Namun, harus disertai alasan kenapa izin operasional APTB harus dihapus.

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan, Dishub hanya bekerjasama dengan tiga operator saja.

Padahal, enam operator APTB yaitu PT Sinar Jaya Megah Langgeng (SJML), Bianglala Metropolitan (BMP), Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD), Hiba, Agra, dan PT Mayasari Bakti (MB), sudah mengaku siap bergabung PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).

"Kenapa tiba-tiba PT BMP, PPD dan MB dinyatakan sudah bisa bekerjasama dengan PT Transportasi Jakarta, karena telah lolos di LKPP?" tegas Shafruhan.

Padahal, tiga operator lainnya, mengaku sebelumnya, mendapatkan jawaban dari LKPP bila mereka belum membuka pendaftaran lelang.

Karena itu, ia mempertanyakan lolosnya tiga operator tersebut.

Halaman
123
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved