Breaking News:

Ratusan Penghuni Apartemen Gading Mediterania Emosi

Ratusan penghuni Apartemen Gading Mediterania meluapkan emosinya terhadap pihak pengelola

Penulis: | Editor: Suprapto
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Ilustrasi apartemen 

WARTA KOTA, PALMERAH— Ratusan penghuni Apartemen Gading Mediterania meluapkan emosinya terhadap pihak pengelola di Basement I Ruang Balai Warga Apartemen Gading Mediterania, Jalan Boulevard Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (23/5/2016), malam.

Luapan emosi para penghuni yang diketahui tak adanya sikap dan pertanggungjawaban pihak pengelola terhadap bobroknya fasilitas apartemen tersebut, membuat pihak kepolisian, kecamatan, hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) turun tangan.

Pantauan Warta Kota, penghuni apartemen Tower A, B, C dan tower lainnya berteriak meminta pertanggungjawaban pihak pengelola terhadpa bobroknya fasilitas apartemen yang diketahui memiliki 1500 unit tersebut. Para penghuni ini menyerukan juga untuk mengganti tujuh orang yang mengaku sebagai Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS).

Pasalnya ketujuh orang tersebut bukan merupakan warga asli penghuni apartemen yang dipilih langsung oleh warga. Perlu diketahui juga, hanya satu dari tujuh PPRS yang merupakan warga asli penghuni apartemen yang dikelola oleh Prima Buana Internusa anak perusahaan dari Agung Podomoro Land (APL).

Terlihat Camat Kelapa Gading, Abdul Chalik, Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono beserta personel TNI lainnya kewalahan menghadapi luapan emosi penghuni apartemen Gading Mediterania. Terlihat juga pihak pengelola hanya bisa terdiam melihat emosi penghuni, hingga dan tak bisa menjawab keluhan-keluhan penghuni lainnya.

"Semenjak tahun 2004, tujuh orang pengurus PPRS itu justru membuat bobrok fasilitas apartemen di sini. Kedua, pengurus-pengurus membuat Iuran Pemeliharan Lingkungan (IPL) naik hingga 40 persen setiap tahun. Terkahir naik bulan Februari 2015 naik 43 persen atau naik dari 11.500 naik menjadi Rp 15.500," kata Hera (27) penghuni Tower A Gading Mediterania Kelapa Gading.

Menyinggung permasalahan kebobrokan fasilitas apartemen, Winda (53), penghuni Tower C mengaku sering anjloknya lift di Tower A dan C. Terakhir, diakui Hera, anjloknya lift terjadi di Tower C pada Sabtu (21/5/2016), sekitar pukul 21.15 WIB.

"Saya bersama anak kedua saya, Benaya (11). Terjebak di lift. Intercom pun saya pencet-pencet gak berfungsi. Saya coba protes, CCTV gak aktif pula. Masalah listrik juga, kita sering bayar listik, namun sering mati. Air juga dimatiin. Bayar padahal gak pernah telat," ucap Winda di Ruang Balai Warga.

Hingga kini, suasana di Balai Warga Apartemen Gading Mediterania masih memanas. Pihak kepolisian hingga TNI masih berjaga-jaga dan berupaya meredam emosi penghuni terhadap pengelola apartemen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved