DPRD Dukung Pemkot Depok Stop Pembangunan Apartemen di Margonda

Anggota Komisi A DPRD Depok, Qurtifa Wijaya mendukung rencana Pemkot Depok yang akan menetapkan zero pembangunan hotel dan apartemen baru di Margonda.

DPRD Dukung Pemkot Depok Stop Pembangunan Apartemen di Margonda
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK - Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Qurtifa Wijaya mendukung rencana Pemkot Depok yang akan menetapkan zero pembangunan atau melarang pembangunan hotel dan apartemen baru di kawasan Margonda.

Menurutnya dengan begitu maka pembangunan tidak lagi terpusat di Margonda dan diharapkan merata ke wilayah lain di Depok terutama di wilayah barat Kota Depok, seperti Sawangan dan Bojongsari.

"Kami menyambut baik rencana Pemkot Depok untuk menghentikan izin pembangunan apartemen dan hotel di kawasan Margonda. Namun, hal itu harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah," katanya, Senin (16/5/2016).

Dengan pembangunan yang merata Qurtifa berharap ada pemerataan pembangunan, perekonomian dan fasilitas publik lainnya di Depok.

"Akses kemudahan terutama masalah perizinan, transportasi dan lainnya, agar pembangunan merata harus disiapkan Pemkot Depok," katanya.

Dengan adanya rencana ini, kata Qurtifa akan tercipta sinergitas antara pemerintah Kota, DPRD dan pengusaha dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah Kota Depok.

"Sehingga, nanti masyarakat sekitar juga dapat merasakan dampak yang luar biasa dari pembangunan tersebut, seperti meningkatnya pendapatan dan terciptanya lapangan pekerjaan," kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad berencana melarang adanya pembangunan apartemen dan hotel baru di sepanjang Jalan Margonda yang disebutnya zero pembangunan di kawasan itu.

Sebab saat ini puluhan tower apartemen dan hotel di sepanjang Jalan Margonda sudah sangat banyak sehingga dinilai sudah tidak perlu lagi adanya pembangunan hal serupa di sana.

"Nantinya pembangunan hotel dan apartemen tidak lagi difokuskan di kawasan Margonda. Ini masih kita kaji dan tinggal implementasinya seperti apa," kata Idris.

Pihaknya kata Idris bersama DPRD Depok dan pengusaha tengah mengkaji dan membuat kesepakatan untuk menetapkan zero pembangunan berupa hotel dan apartemen di kawasan Margonda.

"Semuanya tergantung kesepakatan antara pemerintah, DPRD dan Pengusaha. Lalu kita akan tetapkan zero pembangunan di sana," kata Idris.

Menurutnya di kawasan Margonda, Pemkot Depok justru akan menambah jumlah RTH ke depannya.

Sementara untuk pembangunan apartemen dan hotel, kata Idris, akan dialihkan ke wilayah bagian barat Depok seperti Sawangan, Bojongsari dan Cinere. "Kita akan berikan izin pembangunan jika akan dibangun di wilayah barat Depok," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved