Breaking News:

Mahfud MD Dukung Warga Bukit Duri Gugat Pemprov DKI

Negara ini kalau main formal-formalan itu zaman Belanda.

Warta Kota
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Mahfud MD 

WARTAKOTA, TEBET - Mahfud MD, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, mendukung upaya warga bantaran Kali Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, yang menggugat Pemprov DKI Jakarta terkait rencana penggusuran.

Menurut Mahfud, hukum atau konstitusi memberi pintu kepada rakyat untuk melakukan gugatan kalau merasa hak-haknya dirampas secara sewenang-wenang.

Mahfud pun menyentil pemerintah yang justru mengandalkan formalitas untuk menguasai lahan warga, bukannya mengedepankan sisi kemanusiaan.

"Negara ini kalau main formal-formalan itu zaman Belanda. Ada aturan ini, aturan itu, itu zaman Belanda. Karena itulah kita merdeka. Dengan merdeka, kita membuat aturan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil," ujar Mahfud dalam pertemuan dengan warga Bukit Duri di Sanggar Ciliwung Merdeka, Bukit Duri, Kamis (12/5/2016).

Mahfud mengatakan, Pengadilan harus responsif terhadap gugatan yang diajukan warga.

"Ini penting, karena seringkali kalau berhadapan dengan pemerintah, pengadilan seringkali memenangkan pemerintah," bilang Mahfud.

Dikatakan Mahfud, saat ini Indonesia dipimpin oleh sosok merakyat dalam diri Joko Widodo. Warga melihat Jokowi sebagai lambang wong cilik. Karenanya dia pun berharap agar Presiden Jokowi menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat kecil.

"Saya berharap Pak Jokowi mendengar jeritan hati rakyatnya, bahwa dia dipilih karena rakyat mengidentifikasi diri dengan dia sebagai orang yang sama-sama memiliki rasa untuk merdeka," kata Mahfud.

Dia pun mengimbau agar pemerintah tidak menggunakan cara-cara kekerasan untuk menertibkan pemukiman warga, karena hal itu hanya akan mendatangkan kerugian.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved