Breaking News:

Bawa Belati dengan Maksud Buat Gagah-gagahan, Pemuda Pengangguran Ditangkap Polisi

Dia tidak berkutik, saat ditangkap oleh petugas Kepolisian Sektor Tambora.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/dwi rizki
Barang bukti sebilah belati milik pelaku. 

WARTA KOTA, TAMBORA -- Pemuda ini mengaku, dia merasa lebih gagah dan percaya diri.

EW (25) adalah seorang pemuda pengangguran, yang kedapatan membawa sebilah belati di Jalan TSS Raya RW 01 Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat pada Sabtu (8/5/2016) dini hari.

Dia tidak berkutik, saat ditangkap oleh petugas Kepolisian Sektor Tambora.

Warga asal Jalan Ranuwisastro RT 05/04 Kelurahan Karangjengkol, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jawa Timur itu pun berangsur lemah saat petugas menggiringnya masuk mobil patroli.

Penangkapan pemuda lajang kelahiran Jakarta, 30 November 1994 itu diungkapkan Wakapolsek Tambora, AKP Purnomo bermula saat dirinya bersama Pawas Polsek Tambora, Ipda Suyoto yang melakukan patroli di Jalan Ranuwisastro pada sekira pukul 01.00.

Dirinya, yang melintas dengan menggunakan mobil patroli merasa curiga atas gerak-gerik EW yang terlihat gugup melihat dirinya.

Tidak menunggu lama, dirinya kemudian meminta EW untuk diam untuk dilakukan penggeledahan.

Dugaannya terbukti benar, sebilah pisau belati tajam bergagang besi warna hitam tersimpan di pinggang sebelah kiri.

Tanpa banyak basa basi, EW kemudian digelandang ke Mapolsek Tambora untuk menjalani pemeriksaan.

"Alasannya, untuk jaga diri dan gagah-gagahan, tapi kami tidak percaya begitu saja, pelaku kami bawa ke kantor untuk menjalani pemeriksaan. Dia dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 karena membawa senjata tajam tanpa dilengkapi dengan surat izin," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved