Tangis Keluarga Pecah saat Agus Masuk Liang Lahat

Tangis histeris keluarga pun pecah, saat bocah yang merupakan warga di Jalan Cipeucang IV dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Budidharma Semper

Tangis Keluarga Pecah saat Agus Masuk Liang Lahat
Kompas/Dhoni Setiawan
Ilustrasi kuburan. 

WARTA KOTA, KOJA - Seorang bocah yang masih duduk di Kelas I Sekolah Menengah Pertama (SPM), Agus Firmansyah (13), tewas seketika akibat nekat berselfie dari Lantai V Gedung Imigrasi Jakarta Utara, Jalan Melati, Koja, Jakarta Utara, Rabu (4/5) pukul  21.00 WIB.

Tangis histeris keluarga pun pecah, saat bocah yang merupakan warga di Jalan Cipeucang IV RT 12/12 nomor 15, Koja, Jakarta Utara, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budidharma Semper, Cilincing, Jakarta Utara.

"Ya Allaaah anakku Aguuuss... Jangan pergi naaak," ucap ibu kandung Agus, Yuni di lokasi pemakaman, Kamis (5/5).

Yuni terus menggenggam tanah yang nantinya akan mengubur tubuh Agus. Dedy Setiadi, suami Yuni pun turut menangis dan sesekali terlihat meremas kepalanya saat melihat Agus masuk ke liang lahat.

Suasana di pemakaman pun terbilang ramai dan banyak yang mengantar kepergian Agus.

Teman-teman Agus dari Sekolah SMP Yapen Sori ini pun turut menangis melihat Agus sudah berbalut kain kafan.

Hermansyah (50), paman Agus mengakui Agus bukanlan anak yang dikenal bandel di lingkungannya. Malahan, dirinya tak menyangka, jika Agus nekat malam-malam main ke gedung kosong Imigrasi Jakarta Utara yang mangkrak pembangunannya itu.

"Agus selama ini dikenal selalu pulang ke rumah usai sekolah dan tidak bandel. Dia cenderung pendiam, Temannya juga banyak. Tapi saya bingung, ya ngapain dia (Agus) ke sana (Gedung Kosong Imigrasi). Padahal setiap dirumah cuman nonton siaran televisi saja. Sesek dada saya. Anaknya baik pula," tuturnya.

Salah satu teman sekolahnya, Rendi (13), mengaku Agus dikenal disiplin dan tak pernah sekolah. Bahkan, di mata guru-guru di sekolah, Agus dikenal penurut.

"Anaknya baik bang, solid orangnya. Kalau temannya lagi susah juga suka bantuin. Baik banget deh. Itu juga tragedinya kita semua enggak tahu bang. Tahu-tahu dari temen beda kelas ngabarin kalau Agus meninggal," ujarnya. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved