Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Mobil Pick Up Terbalik di Tol Wiyoto Wiyono

Mobil pick up B 9901 YD mengalami kecelakaan di KM 20 Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (29/4/2016), sekitar 10.15 WIB.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
beritajakarta.com
Ilustrasi : Truk sembako terguling di Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, Sabtu (1/11/2014) 

WARTA KOTA, PADEMANGAN - Mobil pick up B 9901 YD mengalami kecelakaan di KM 20 Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (29/4/2016), sekitar 10.15 WIB.

Pick up yang mengalami terbalik tersebut membuat macet arus lalu lintas (Lalin) dari arah Tanjung Priok menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Kemacetan panjang 5 kilometer (KM) dan menghambat seluruh pengguna jalan tol yang salah satu akses utama menuju Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta dari tol Cawang (Dalam kota). Hal itu terjadi adanya sebuah mobil pick up terbalik," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit Purwanto saat dikonfirmasi.

Ia mengaku, mobil pick-up yang terbalik terbalik itu diketahui akibat mengalami pecah ban.

"Pecah ban, sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga mengalami terbalik. Bodi mobil itu pun menutup setengah lajur jalan tol," ucapnya.

Tak hanya pecah ban, diakui Sigit, kelebihan muatan menjadi salah satu faktor mobil tersebut mengalami terbalik hingga menutup setengah jalan.

"Mobil itu memuat barang bawaan melebihi kapasitas sehingga membuat ban roda kendaraan tersebut pecah ketika pengemudi menambah daya laju kendaraan tersebut. Beruntung kejadian ini tak ada korban jiwa. Hanya kemacetan panjang yang terjadi akibat kecelakaan tunggal ini," paparnya.

‎Sementara itu Kepala Departemen Corporate Comunication PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Sholahudin, mengaku kini arus lalu lintas di jalan tol Wiyoto Wiyono sudah berangsur-angsur normal. Ia mengatakan kembali, mobil pick up tersebut sudah diderek oleh derek resmi Jasa Marga dan dibawa menuju ke titik point PJR dan CMNP terdekat.

"Memang tadi sempat macet beberapa kilometer, tapi sudah ditangani oleh petugas PJR dan petugas kami, sekarang sudah kembali normal, kendaraan bisa melaju dengan kecepatan 20-80 km per jam," ujar Sholahudin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved