Pemilukada DKI Jakarta
Dekati Warga, Sandiaga dan Yusril Adu Strategi Galang Dukungan Warga
Keduanya sama-sama terlihat menonjol dan paling giat menggalang dukungan.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Dua bakal calon gubernur (balongub), Sandiaga Uno dan Yusril Ihza Mahendra, saat ini tengah menjadi sorotan sebagai calon kuat untuk maju pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta 2017.
Keduanya sama-sama terlihat menonjol dan paling giat menggalang dukungan dengan turun ke masyarakat.
Bahkan, Sandiaga dan Yusril, sama-sama masuk dalam penjaringan tiga besar Partai Gerindra.
Sandiaga sendiri, sebagai kader Partai Gerindra, mengaku yakin akan ditunjuk oleh Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon Gubernur DKI.
Pasalnya, selama ini dirinya terus menyerap aspirasi masyarakat Jakarta seperti yang diinginkan oleh Prabowo.
"Saya juga baru saja bertemu dengan dengan Pak Kwik Kian Gie (Mantan Menteri ekonomi era Presiden Abdurahman Wahid) Rabu (27/4/2016) kemarin, dulu saya kenal saat masih menjadi pengusaha. Kami membahas masalah infrastruktur," kata Sandiaga, Kamis (28/4/2016).
Tak hanya itu, sebagai langkah komunikasi politik, Sandiaga juga telah bertemu dengan pengurus DPD PPP.
Pertemuan tersebut dilakukan usai adanya keputusan MA yang mengakui kepengurusan muhtamar islah PPP dibawah kepemimpinan Romi Romahurmuziy.
"Pertemuannya sebagai bentuk komunikasi politik. Karena PPP punya basis yang kuat. Saya sendiri berharap akan menghasilkan komunikasi yang baik dalam konteks membangun koalisi yang dekat dengan rakyat untuk Jakarta yang lebih baik," katanya.
Bela Warga
Sementara, Yusril juga mendapatkan dukungan setelah berhasil membela warga Bidara Cina, dalam masalah sodetan Kali Ciliwung - Kanal Banjir Timur, oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Kemenangan ini salah satu contoh. Bahwa sebenarnya Pemda DKI jelas membuat kesalahan dari segi hukum. Kami siap hadapai kasasi. Biar anak-anak (anggotanya) saja yang maju. Kecuali Ahok datang ke pengadilan," katanya.
Sementara, untuk komunikasi politik, Yusril mengatakan, bahwa saat ini tengah berkomunikasi dengan level tertinggi di lingkungan partai politik. Salah satunya dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Kalau petinggi partai lain kan masih ada mekanisme. Saya kan juga ketua partai," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemilu_20160328_143523.jpg)