Banjir di DKI Jakarta

Wanita Emas Angkat Daster karena Banjir Merendam Rumah Mewahnya

Calon Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein juga kerepotan saat genangan air merendam rumahnya di di Jalan Kemang V, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis

Wanita Emas Angkat Daster karena Banjir Merendam Rumah Mewahnya
Warta Kota/Bintang Pradewo
Calon Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein hanya bisa mengangkat daster batik yang digunakannya saat genangan air merendam rumahnya di Jalan Kemang V, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (‎21/4) pagi. 

WARTA KOTA, MAMPANG - Musibah banjir bukan hanya diderita oleh masyarakat kecil.

Calon Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein juga kerepotan saat genangan air merendam rumahnya di Jalan Kemang V, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (‎21/4) pagi.

Perempuan berjuluk Wanita Emas itu hanya bisa mengangkat daster batik yang digunakannya itu. Karena air sudah masuk ke dalam rumah mewahnya. Bahkan kolam renang miliknya berubah warna menjadi cokelat.

Perlu diketahui, musibah banjir merendam pemukiman warga yang ada di jalan tersebut.

Menurut Wanita Emas, air tampak merendam komplek perumahannya itu sejak dari sepinggang hingga seleher orang dewasa.

Dia bahkan terjebak di dalam rumahnya lantaran tak bisa melakukan aktivitasnya. Apalagi, aktivitasnya di hari Kartini ini.

"Rumah sudah terendam sejak pagi. Saya tidak bisa kemana-mana," kata dia, Kamis (21/4).

Padahal di Hari Kartini banyak kegiatan yang sudah menantinya. Namun, karena rumah terendam banjir dan akses jalan terputus membuat dia hanya bisa pasrah berada di dalam rumah.

"Barang-barang berat sudah tenggelam. Mobil tak bisa jalan mau keluar dan mau melakukan aktivitas Hari Kartini," ucapnya.

Dia menjelaskan, meski rumahnya terendam banjir, dia tak memiliki rencana untuk mengungsi. Sebab, dia berharap agar komplek perumahannya itu bisa segera surut dengan cepat.

"Selain di Kemang, air pun merendam kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Air menggenangi jalanan lantaran meluapnya kali Krukut sehingga membanjiri pemukiman warga. Di sekitaran Sekolah Nederland International School, RT 03/09 misalnya, air menggenang hingga mencapai 1 meteran.

Begitu juga di Jalan Jeruk Purut, RT 09/03, Cilandak Timur, ketinggian air mencapai 1 meteran dan membuat warga mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan mendirikan dapur umum di sekitar lokasi banjir.(bin)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved