Tips Kesehatan

62,3 Persen PNS DKI Ternyata Obesitas

Sebanyak 62,3 persen PNS DKI obesitas atau kelebihan berat badan. Faktor risiko 16,5 persen merokok dan 65 persen kurang olahraga.

62,3 Persen PNS DKI Ternyata Obesitas
Shutterstock
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan tes kesehatan terhadap 2.000 PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tahun 2015.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, sebanyak 62,3 persen PNS DKI obesitas atau kelebihan berat badan. Faktor risiko 16,5 persen merokok dan 65 persen kurang olahraga.

"Gaya hidup tidak sehat ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto di sela acara "Jakarta Lawan diabetes" di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2016).

Obesitas merupakan faktor risiko berbagai penyakit, seperti diabetes dan jantung. Koesmedi mengungkapkan, dari 2000 sampel itu juga didapati 5,6 persen diabetes dan 24 persen hipertensi.

Penyakit tidak menular menempati urutan tertinggi kasus penyakit di Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Di Jakarta, kasus tertinggi yaitu, stroke, kecelakaan lalu lintas, penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

"Kanker ini 10 tahun lalu belum masuk 10 besar penyakit yang tinggi prevalensinya," kata Koesmedi.

Menurut dia, gaya hidup tidak sehat telah menyebabkan perubahan tren penyakit, yakni meningkatkan kasus penyakit tidak menular.

Kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia pun terus meningkat, dari 49,9 persen tahun 2001 menjadi 59,5 persen tahun 2007.

Koesmedi mengatakan, pengendalian penyakit tidak menular mulai dilakukan melalui pos pembinaan terpadu (Pospindu) untuk melakukan deteksi penyakit.

Tim dari Dinas Kesehatan DKI juga melakujan Ketuk pintu layani dengan hati (KPLDH) ke sejumlah rumah warga, untuk melakukan pemeriksaan warga dan lingkungan sekitar. (Dian Maharani)

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved