Breaking News:

Produksi Berkurang, Harga Cabai Rawit Naik

Harga cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mengalami kenaikan pada Senin (18/4/2016). Kenaikan disebabkan pasokan menurun.

Rangga Baskoro
Harga cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mengalami kenaikan pada Senin (18/4/2016). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Harga cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mengalami kenaikan pada Senin (18/4/2016).

Para pedagang menyatakan kenaikan tersebut disebabkan karena pasokan bahan makanan mengalami penurunan.

"Harga dari agennya sudah naik mas, produksinya lagi turun soalnya," ungkap Imron (37) pedagang cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (18/4/2016).

Kenaikan harga pada cabai rawit tidak terjadi secara signifikan.

Satu kilogram cabai rawit yang tadinya dijual Rp 14.000 menjadi Rp 15.000.

Imron menambahkan, kenaikan tersebut terjadi pada seminggu yang lalu.

"Belom lama kok mas, baru-baru ini saja, sekitar seminggu yang lalu," tutur Imron.

Kenaikan tersebut membuat membuat para pedagang mengurangi pasokan dagangan mereka.

Tarjimin (45) yang juga berdagang cabai rawit mengatakan hal demikian.

"Sehari, biasanya beli 6 kwintal, sekarang saya kurangin jadi 3 kwintal, habis gimana mas, daripada nggak laku-laku, malah busuk kalau kelamaan disimpan," ungkap Tarjimin.

Kurangnya pembeli membuat keuntungan yang didapat Tarjimin juga mengalami penurunan.

"Sehari bisa untung Rp 900.000 atau lebih, sekarang boro-boro," katanya. (Rangga Baskoro)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved