Rabu, 8 April 2026

Meski Memberatkan, Raymond Tetap Pindah ke Rusun Pulogebang

Warga yang kebanyakan bekerja sebagai joki, pelatih dan perawat kuda tersebut akhirnya pindah ke rusun meski terasa memberatkan.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga asrama Pacuan Kuda Pulomas saat pindah ke Rusun Pulogebang, Sabtu (16/4). 

WARTA KOTA, CAKUNG - Sebanyak 81 KK Warga Asmara Pacuan Kuda Pulomas RT 08 RW 16, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur secara bertahap mulai pindah ke Rusun Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Warga yang kebanyakan bekerja sebagai joki, pelatih dan perawat kuda tersebut akhirnya pindah ke rusun meski terasa memberatkan.

Salah seorang warga, Raymond Robot (38) mengatakan keberatan yang dirasakan pihaknya adalah jarak yang jauh dari rusun menuju tempat pacuan kuda Pulomas.

Pasalnya mereka yang direlokasi memang sebagian bekerja di tempat tersebut.

"Memberatkan karena jaraknya yang jauh, biasanya kan dekat dari tempat pacuan kuda. Kalau yang punya motor naik motor, kalau yang enggak punya paling boncengan atau enggak naik busway," kata pria yang bekerja sebagai pelatih kuda equestrian itu, Sabtu (16/4).

Belum lagi waktu pekerjaan yang dilakoni Raymonda dan rekan-rekannya berbeda dari orang kebanyakan.

Ia menuturkan waktu bekerjanya mulai dari pukul 05.00-10.00 WIB dan pukul 14.00-16.00 WIB.

Alhasil Raymond pun kebingungan mengisi jeda waktu empat jam yang biasanya bisa dimanfaatkan dengan pulang ke rumah.

"Sekarang kalau mau pulang ke rumah nanggung waktunya. Namun karena dipersiapkan untuk Asian Games 2018, kami siap direlokasi. Hanya saja dengan kondisi rusun yang layak, kuda saja kita berikan tempat yang bagus," ucapnya.

Khusus mengenai 32 KK yang sempat menolak direlokasi, Raymond mengatakan hal itu lebih dikarenakan tempat yang dijanjikan yakni Rusun Pinus Elok kondisinya jauh dari harapan.

"Awalnya siap direlokasi tapi kalau di Rusun Pinus Elok pasti nolak karena gedungnya sudah enggak layak, sudah wajib renovasi," ucapnya.

Namun kini 32 KK yang awalnya bertahan, akhirnya bersedia direlokasi setelah dijanjikan pindah ke Blok A dan B Rusun Pulogebang.

Hanya saja mereka untuk sementara waktu belum akan menempati rusun karena akan diperbaiki terlebih dahulu.

Pasalnya kondisi unit di Blok A dan B Rusun Pulogebang hampir mirip dengan Rusun Pinus Elok.

Meski kondisinya lebih bagus namun unitnya ada yang bocor dan kotor karena tidak ditempatin selama tiga tahun.

"Tapi ada janji dari PT Pulomas untuk memperbaiki kerusakan yang ada supaya unit yang akan ditempati menjadi layak huni. Tapi memang sampai sekarang belum selesai. Namun sambil jalan warga tetap pindah, cuma saat ini bertahan di bawah sampai selesai diperbaiki," ucapnya. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved