Warga Rusun Komarudin Belajar Membuat Kerajinan Tangan
Sedikitnya 35 warga Rusun Komarudin, Cakung, Jakarta Timur mendapatkan pelatihan kerajinan tangan.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, CAKUNG-Sedikitnya 35 warga Rusun Komarudin, Cakung, Jakarta Timur mendapatkan pelatihan kerajinan tangan. Pemberdayaan tersebut dilakukan agar warga rusun memiliki kegiatan dan memperoleh penghasilan untuk membantu keluarga.
Pelatihan yang dilakukan tersebut seperti memanfaatkan koran bekas untuk menghasilkan kerajinan tangan seperti tempat tisu, keranjang, hingga miniatur kereta api dan kapal. Warga pun terlihat antusias mengikuti pelatihan yang sudah berlangsung dua hari tersebut.
Kepala Bidang Industri Dinas Perindustrian dan Energi DKI Edward Napitupulu mengatakan pemberdayaan warga rusun di Jakarta termasuk di Rusun Komarudin bertujuan untuk pembinaan demi meningkatkan keterampilan. Sehingga warga mendapatkan penghasilan yang bisa membantu keluarga.
"Mudah-mudahan bermanfaat sehingga tidak ada yang menganggur. Kenapa sengaja dilakukan di rusun? Ini supaya warga tidak perlu mengeluarkan biaya seperti transportasi," ungkapnya, Kamis (12/4/2016).
Edward menuturkan selanjutnya barang hasil kerajinan tangan tersebut akan disalurkan untuk dijual. Bahkan pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan sejumlah mal untuk memasarkan hasil kerajinan tangan yang telah dibuat.
Dalam menjalankan program pelatihan kerajinan tangan, pihaknya juga bekerjasama dengan Reachout Foundation. Warga yang tertarik mengikuti program tersebut, terlebih dahulu akan diseleksi melalui sebuah sesi wawancara. "Jadi sebelum ikut pelatihan, ada seleksi wawancara apakah mereka serius atau tidak," ucapnya.
Project Director Reachout Foundation Tulus Siahaan mengatakan sebenarnya warga yang tertarik untuk mengikuti program tersebut mencapai sekitar 50 orang. Namun setelah diseleksi sedemikian rupa, maka yang terpilih untuk mengikuti pelatihan hanya 35 orang saja.
"Sebenarnya kemarin itu ada 50an warga, cuma satu persatu mundur dengan berbagai alasan seperti tidak ada anak yang jaga. Kami ingin memastikan yang mengikuti kegiatan ini mengerti dan atas dasar keinginan mereka sendiri," ungkapnya.
Salah seorang warga yang mengikuti pelatihan, Kuswati (53) mengaku senang mendapatkan pelatihan. Pasalnya wanita yang sehari-harinya hanya sebagai ibu rumah tangga itu ingin memanfaatkan waktu luangnya yang lengang.
"Ini baru pertama kali ikut beginian, daripada bengong ya kan. Mending begini, bisa dapat penghasilan tambahan buat keluarga," kata penghuni blok D lantai 2 tersebut.
Edward menambahkan kedepan pihaknya akan melakukan kegiatan serupa di 11 rusun yang ada di DKI Jakarta. Sehingga diharapkan warga bisa lebih produktif dalam memanfaatkan waktu luang mereka selama ini. "Kami sangat concern dan mendukung kegiatan ini karena kalau enggak punya penghasilan, kasihan mereka juga," ucapnya.
Adapun 11 rusun yang akan mendapatkan kegiatan serupa di antaranya Rusun Komarudin, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Puulogebang, Rawa Bebek, Marunda, Besakih, Tambora dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelatihan-kerajinan-tangan_20160414_210202.jpg)