Kamis, 14 Mei 2026

Pencurian

Sebelum Curi Spion, Dua Remaja Ini Tenggak Obat Penenang

Sebelum melakukan aksinya, Ahmad dan Dandi mengaku menenggak obat penenang bermerk 'Riklona' terlebih dahulu.

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi minum obat 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Ahmad Pori Tediyanto (16), dan Dandi Kurniawan (14), dibekuk jajaran Polsek Tanjung Priok lantaran nekat mencuri sepasang spion mobil mewah Toyota Alphard hitam B8963IO, di Traffic Light Jalan Danau Sunter Selatan, atau Kawasan Jubile, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, (13/4) malam.

Sebelum melakukan aksinya, Ahmad dan Dandi mengaku menenggak obat penenang bermerk 'Riklona' terlebih dahulu.

"Iya bang, minum obat penenang dulu. Merknya Riklona. Dikasih tau sama si Bayu (DPO) kalau mau beraksi yang minum itu dulu. Biar lebih berani kalau mau ngambil spion," ucap Dandi saat diwawancara di Polsek Tanjung Priok.

Dandi mengaku yang sudah putus sekolah sejak duduk dibangku kelas I Sekolah Menengah Pertama, menjelaskan dirinya baru satu kali melakukan aksi mencuri spion bersama kawan-kawannya.

"Diajak si Bayu (DPO) juga, sama si Wawan (DPO). Baru satu kali ini aja bang. Karena saya diajak juga. Ya ikut aja.

Dandi melanjutkan, tak tahu menahu kemana kaca-kaca spion tersebut dijual.

Namun, apabila dirinya berhasil mendapatkan satu buah spion saja, dirinya diupahi oleh rekannya sebesar Rp 100 ribu.

"Cuman diupahin Rp 100 ribu doang bang. Buat jajan," jelasnya.

Berbeda hal dengan Ahmad Pori yang mengaku tak memiliki keluarga dan sudah 6 tahun lebih tinggal di jalanan.

Dirinya mengaku, sudah dua kali melakukan aksi mencuri spion bersama rekan-rekannya.

"Diajak doang pak, dan baru dua kali. Orangtua saya enggak tahu kemana soalnya memang udah tinggal dijalanan. Ada 6 tahunan. Saya juga diupahin sama dua teman saya (Bayu dan Wawan) Rp 100 ribu," terangnya.

Disinggung terkait menenggak obat penenang terlebih dahulu sebelum melakukan pencurian spion, di Polsek Tanjung Priok dirinya mengaku juga menenggak obat penenang itu.

"Iya saya juga minum gituan (Riklona) biar berani ngelawan sama orang yang mobilnya saya curi spionnya. Kalau enggak gitu larinya gak kencang," ucap lugu remaja mengenakan topeng ini.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Jakarta Utara, Kompol HM Sungkono membenarkan jika para pelaku sebelum melakukan aksinya, menenggak obat penenang terlebih dahulu.

Malahan, menurut Sungkono, kedua tersangka yang berhasil tertangkap itu merupakan spesialis pencuri spion mobil mewah yang melintas di jalanan.

"Bayu dan Wawan masih dalam pengejaran. Keduanya, merupakan rekan Ahmad dan Dandi yang berhasil ditangkap petugas. Mereka-mereka ini saya akui dan membenarkan memang mereka itu spesialis pencuri spion kelas mobil mewah. Walaupun tak melukai korbannya, para pelaku itu sudah mahir dalam mencuri spion di jalanan," ucap Sungkono di Polsek Tanjung Priok. (BAS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved